Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pembunuhan Tetangga di Jelakrejo Pasuruan Sudah Direncanakan Seminggu Sebelumnya, Rekonstruksi Peragakan 29 Adegan

Fuad Alyzen • Kamis, 9 Januari 2025 | 01:51 WIB

 

RAJA TEGA: Tersangka saat memeragakan adegan menghabisi korban dengan pisau yang ia bawa saat rekonstruksi. (Fua Alyzen/ Radar Bromo)
RAJA TEGA: Tersangka saat memeragakan adegan menghabisi korban dengan pisau yang ia bawa saat rekonstruksi. (Fua Alyzen/ Radar Bromo)

BUGUL KIDUL, Radar Bromo Penyidik Polres Pasuruan Kota (Polresta) tidak hanya memperjelas pembunuhan berencana yang dilakukan Samsul Arifin, 39, pada tetangganya, Tulus Widianto, 41.

Dalam reka adegan itu, terungkap bahwa pembunuhan pada tetangga itu sudah direncanakan sejak seminggu sebelumnya.

Hal ini menjadi fakta baru yang terungkap dalam rekonstruksi pembunuhan terhadap korban Tulus, Rabu (8/1) pagi.

Rekonstruksi digelar di tempat kejadian perkara pukul 09.30 yang tidak lain rumah korban.

Rumah itu terletak di perkampugan padat penduduk di RT 1/RW 5, Lingkungan Jelakrejo, Kelurahan Blandongan, Bugul Kidul, Kota Pasuruan.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota Iptu Choirul Mustofa mengatakan, tim penyidik yang dipimpin Kanit Pidum mereka ulang 29 adegan dalam rekonstruksi itu.

Tujuannya, untuk mendapatkan gambaran secara riil tentang pembunuhan yang terjadi pada 9 Desember 2024 itu.

“Sehingga, akan membantu penyidik dalam menemukan fakta-fakta atau bukti untuk memperkuat perkara,” terang Choi, panggilannya.

Selama rekonstruksi, menurutnya, tidak ditemukan perbedaan keterangan antara saksi dengan tersangka atas fakta yang ada.

Adegan pertama, tersangka menyiapkan pisau dapur dengan mengasah pisau itu sejak semingu sebelum  pembunuhan.

Sejak saat itu, tersangka selalu membawa pisau itu untuk membunuh korban.

Adegan itu diperagakan tersangka di rumahnya yang bersebelahan dengan rumah korban. Yaitu, tepat di barat rumah korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tulus Widianto, 41, dibunuh tetangganya sendiri di rumahnya. Yakni, Samsul Arifin, 39. Korban ditusuk menggunakan pisau sampai meninggal.

Insiden berdarah itu terjadi pada Senin (9/12) tahun lalu, pukul 20.15. Saat itu dari rumah korban, mendadak terdengar teriakan minta tolong dari istri korban, Nurul Liawati, 39.

Abdul Somad, 40, tetangga korban datang untuk memastikan apa yang sedang terjadi.

Somad masuk ke rumah korban melalui toko sebelahnya. Saat sampai di dalam rumah, Somat melihat korban terbaring di bawah pelaku Samsul.

Jenazah korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD dr R Soedarsono oleh Somad dan empat tetangga yang lain.

Sementara tersangka ditangkap di rumahnya malam itu juga dan langsung ditahan di Mapolresta Pasuruan.

Pembunuhan itu bermotif asmara. Tersangka menaruh dendam ke korban. Sebab, menuding korban pernah berselingkuh dengan istrinya.

Istri tersangka sendiri pernah bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah korban beberapa waktu lalu.

Tersangka sendiri juga merupakan seorang residivis. Ia pernah ditahan kasus pemerkosaan, pembunuhan dan narkoba. (zen/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#pembunuhan #rekonstruksi pembunuhan #pasuruan #tetangga #polres pasuruan kota #bugul kidul #pembunuhan tetangga