BANGIL, Radar Bromo - Nahas dialami pejuang cuan ini, M. Nuruddin Baharsyah, 31.
Kurir paket asal Kelurahan Gempeng, Bangil, Kabupaten Pasuruan itu dibegal saat hendak pulang.
Uang tunai miliknya sebesar Rp 7 Juta amblas dirampas pelaku.
Peristiwa ini terjadi Kamis (26/12) malam. Saat itu, korban hendak pulang ke rumah istrinya di Kota Pasuruan, sekitar pukul 20.30.
Di tengah perjalanan, tepatnya di Jalan Rembang, tiba-tiba korban dihadang dua orang pengendara motor N-Max.
Tanpa basa-basi, salah satu dari mereka langsung menyabetkan celurit ke arah korban.
Beruntung, sabetan senjata tajam itu meleset. Tidak mengenai korban, sabetan itu menancap di spido motor korban.
Tahu nyawanya terancam, korban pun melawan. Dia menangkap tangan pelaku yang membacokkan celurit padanya.
Namun, pelaku yang dibonceng berusaha menarik tas korban saat itu.
"Korban sempat melawan, tapi kalah jumlah," ujar Kapolsek Rembang, AKP Mulyono.
Pelaku pun berhasil merampas tas milik korban. Di dalamnya ada uang tunai Rp 7 Juta milik korban.
Korban pun berteriak meminta tolong. Sejumlah warga yang mendengar teriakan korban kemudian langsung kabur. Sementara korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Rembang.
“Tas yang digondol pelaku berisi uang 7 juta rupiah. Korban sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Rembang dan saat ini sedang kami dalami,” pungkasnya.
Menurutnya, kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku dan menyeretnya ke meja hijau.
Termasuk menelusuri rekaman CCTV yang mungkin ada di sekitar lokasi kejadian.
"Kami sedang berupaya mengumpulkan sebanyak mungkin informasi di lapangan untuk mengidentifikasi pelaku," katanya. (tom/hn)
Editor : Muhammad Fahmi