Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kecelakaan di Sekitar Jembatan Pacarkeling Kejayan Bukan Kali Pertama, Kronologi Sama, Kesaksian Warga Bikin Merinding

Mokhamad Zubaidillah • Jumat, 20 Desember 2024 | 00:58 WIB
HILANG KENDALI: Kondisi truk usai hilang kendali dan menabrak 2 rumah warga saat melintas di jembatan Pacarkling, Kejayan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
HILANG KENDALI: Kondisi truk usai hilang kendali dan menabrak 2 rumah warga saat melintas di jembatan Pacarkling, Kejayan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

KEJAYAN, Radar Bromo-Lokasi tempat truk hilang kendali lalu menabrak dua rumah saat melintas di jembatan pacarkeling, Kejayan, Kabupaten Pasuruan bukan kali ini terjadi kecelakaan.

Berdasar cerita warga setempat, sudah beberapa kali kawasan setempat terjadi kecelakaan.

Faizin, 32, pemuda asal desa setempat mengungkapkan, kawasan di sekitaran jalan jembatan Pacarkeling itu memang terkenal werit alias angker.

Sekitar setahunan lalu juga terjadi kecelakaan yang kronologinya serupa.

Bahkan, kecelakaan itu sampai merenggut nyawa. Seorang pengendara motor meninggal dunia usai hilang kendali dan terlibat kecelakaan.

Usai mengetahui ada cerita-cerita misteri di kawasan jembatan setempat, keluarga korban disebutkan Faizin sampai menitipkan sajian kepada warga untuk selamatan.

“Kebanyakan orang bilang kalau di sekitaran sini (Jembatan Pacarkeling) memang werit. Penyebab kecelakaannyapun mirip-mirip. Sopir maupun pengendara mengaku tiba-tiba pandangannya tertutup dan langsung tidak sadar,” ungkap Faizin.

Ia pun meminta supaya para pengendara lebih berhati-hati saat melintas jalanan tersebut.

Tikungan di jalan sebelum dan sesudah jembatan kerap mempengaruhi konsentrasi para pengemudi kendaraan.

Saat ini, kasus kecalakaan tunggal itu sudah dalam penanganan Satlantas Polres Pasuruan.

Muatan beras dalam karung sebanyak 20 ton sejak pagi hingga siang mulai dibongkar muat untuk dipindahkan ke truk lain.

Sementara sejumlah petugas satlantas Unit Kejayan juga terlihat tengah melakukan pengamanan lalin jalan sekitar.

Diketahui, sebuah truk fuso memuat beras seberat 20 ton nyungsep hingga menyasak 2 rumah warga di Dusun/ Desa Kebotohan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Kecelakaan itu terjadi Kamis (19/12/2024) pagi. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Sebelum peristiwa itu terjadi, sopir mengaku batuk-batuk dan hilang kesadaran saat melintas di jalur tikungan yang terkenal werit alias angker tersebut.

Mas’ud, 47, sopir truk fuso asal kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi menceritakan, ketika mendekati TKP, sekitar jam 02.30 dini hari, tepatnya beberapa meter sebelum melewati Jembatan Pacarkeling Kejayan, ia merasakan ada yang mengganjal di tenggorokannya.

Rasanya seperti orang tercekik hingga ia terbatuk-batuk kesakitan. Saking sakitnya, ia mengaku sampai hilang kesadaran.

Alhasil, truk yang dikemudikannya itu jadi tak terkendali. Truk bermuatan berat tersebut melaju lurus di jalan tikungan barat jembatan.

Truk lantas nyungsep dan terhenti usai menabrak dua bangunan milik warga sekitar. (ube/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#kecelakaan #jembatan #pasuruan #truk tabrak rumah #kejayan