PEMKOT Pasuruan kian serius untuk mewujudkan kualitas hidup masyarakat Kota Pasuruan. Salah satunya lewat kualitas hidup warga lanjut usia (lansia) dengan menyelenggarakan sekolah lansia tangguh (selantang) yang Sabtu (30/11) lalu menggelar wisuda selantang dengan peserta terbanyak se-Indonesia.
Wisuda Selantang digelar di Gedung Kesenian Darmoyudo, Kota Pasuruan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pasuruan.
Istimewanya wisuda selantang ini dihadiri oleh Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf, Ibu Menteri Sosial Republik Indonesia.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pasuruan Ir. Sahari Putro MM mengatakan bahwa tahun 2024 ini ada sebanyak 627 wisudawan yang ikut dalam wisuda selantang.
“Dengan rincian untuk standart 1 ada 8 kelas dengan jumlah yang diwisuda sebanyak 228 orang. Sedangkan untuk standart 2 ada 12 kelas dengan yang diwisuda sebanyak 291 orang. Dan untuk standart 3 ada 4 kelas dengan yang diwisuda sebanyak 108 orang,” jelasnya.
Istri Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf yang turut hadir mengapresiasi Selantang mandiri yang dilaksanakan di Kota Pasuruan bisa berjalan dengan baik.
Kendati tidak lagi di Kota Pasuruan, tetapi dia tetap terus memantau kegiatan pembelajaran selantang di Kota Pasuruan.
“Kendati sekarang sudah tidak lagi di Kota Pasuruan, tapi saya tetap diberikan perkembangan selantang mandiri di Kota Pasuruan dari jarak jauh. Sekarang di Kementerian Sosial, saya akan mengenalkan selantang mandiri di Kota Pasuruan agar menjadi percontohan di daerah lain,” ungkapnya. Dia berharap kegiatan selantang mandiri ini bisa didapatkan manfaatkan. Wisudawan selantang yang diwisuda bisa melanjutan ke standart selanjutnya.
Ketua TIM BALAN (Balita dan Lansia) Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Nur Hotimah, S.Sos. M.Psdm sangat mengapresiasi Selantang di Kota Pasuruan. Bahkan tercatat lansia yang ikut selantang merupakan terbanyak di Indonesia.
“Kami luar biasa bangga, karena wisuda hampir 700 wisudawan. Ini prestasi karena merupakan wisuda selantang terbanyak se-Indonesia yang pernah digelar,” ungkapnya.
Bahkan, Kota Pasuruan memiliki satu-satunya Duta Lansia yang tidak dimiliki daerah lain. “Bahkan duta Lansia nasional saja tidak ada. Jadi Kota Pasuruan ini menjadi satu-satunya yang memiliki Duta Lansia,” tambahnya.
Plt Wali Kota Pasuruan H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si mengatakan, banyak wisudawan yang ikut dalam selantang menunjukkan bahwa komitmen Pemkot Pasuruan dalam pembangunan sosial terus mengalami peningkatan.
“Ini menunjukkan dengan kualitas lansia meningkat mengindikasikan kualitas hidup juga meningkat,” ujarnya.
Harapan hidup usia lansia rata-rata 72 tahun yang tercatat sehat dan bahagia di Kota Pasuruan.
Sebagai Kota yang dikenal sebagai kota santri merupakan pengejawantahan meningkatnya kesalehan sosial. Yaitu masyarakat yang harmonis bergandengan tangan dan guyub rukun.
Diharapkan selantang mandiri yang sudah sukses digelar di kota Pasuruan ini bisa menjadi role model yang bisa ditiru di daerah lain.
Termasuk diharapan wisudawan selantang bisa melanjutkan ke jenjang selanjutnya yaitu standart 2 dan standart 3.
Saat wisuda selantang, selain proses wisuda, aa juga pemberian apresiasi kepada wisudawan terbaik, tertua dan pengelola kelas selantang terbaik di masing-masing standart. (eka/*)
Editor : Abdul Wahid