SUKOREJO, Radar Bromo - Penebangan tiga pohon jenis trembesi di tepi jalan Malang-Surabaya, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, memicu persoalan.
Pasalnya, batang pohon dan ranting hasil penebangan, dibiarkan berserakan.
Tanpa ada evakuasi ke tempat yang semestinya. Hal itupun memicu keluhan. Lantaran dianggap mengganggu pengguna jalan. Serta membuat tak nyaman dipandang.
“Hanya sebagaian saja ranting dan batang pohon yang terevakuasi. Karena masih banyak yang dibiarkan keleleran,” kata Kades Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Abdul Mujib.
Menurut Mujib-sapaannya, berserakannya pohon dan ranting di dekat balai desa, jelas mengganggu.
Selain tak sedap dipandang, juga membuat pengguna jalan tak nyaman. Karena kebetulan, pohon dan ranting tersebut, berada di tepi jalan.
Ia berharap, agar pihak terkait bisa mengambil tindakan. Dengan memindahkan, batang pohon maupun ranting tersebut ke tempat yang lebih aman dan nyaman.
“Biar tidak menganggu pengguna. Sekaligus pagar balai desa yang roboh, terdampak dorongan akar dari pohon, bisa kami bangun kembali,” tuturnya.
Belum ada konfirmasi dari BBPJN Jatim-Bali berkaitan dengan hal ini. Kaur Tata Usaha BBPJN Jatim-Bali ruas Sidoarjo-Kepanjen, Daniel Richard tak menjawab saat dihubungi. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin