KRATON, Radar Bromo–Nahas dialami pejuang pencari cuan Moch Samsul, 47. Sopir truk asal Kademangan, Kota Probolinggo ini dibacok saat sedang bekerja di depan Perum Wismokerto, Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
Perut Samsul mengalami luka bacok. Dia pun segera dilarikan ke RSUD Bangil oleh warga setempat.
Diduga pelaku pembacokan itu adalah teman korban sendiri. Yakni, berinisial LH, 30, warga Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.
Pembacokan ini terjadi Senin (30/9) siang. Slamet, 68, warga setempat adalah yang pertama melihat korban.
Saat itu, Slamet sedang menjaga lintasan kereta api yang hendak lewat sekitar pukul 14.00. Tiba-tiba ia melihat korban melambaikan tangan seperti minta tolong.
Saat itu korban berada di badan jalan, menepi lalu langsung tergeletak di tepi jalan. Tepat di depan dump truck yang tengah parkir di lokasi.
“Setelah kereta lewat, baru saya lari mendekat. Saat itu sudah banyak warga berkerumun di sekitar korban,” ungkap Slamet.
Pada warga, korban mengaku, Minggu (29/9) malam dia bersama rekannya berangkat dari Madura menuju Probolinggo. Mereka mengendarai truk Nopol DA 8178 ZG.
Di tengah perjalanan, korban menurunkan rekannya itu. Sebab, rekannya itu ketahuan mencuri uang. “Diturunkan dari truk karena mencuri uang,” kata Slamet.
Lalu, Senin siang korban tiba di Jalan Raya Desa Bendungan, Kraton. Korban lantas memarkir truknya di pinggir jalan. Kemudian korban buang air kecil.
Saat itulah, tiba-tiba korban dibacok satu kali. Bacokan itu mengenai perutnya sehingga menimbulkan luka menganga.
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi mengaku sudah meminta keterangan dari korban. Korban mengaku sempat cekcok dengan rekannya, LH.
Sehingga, akhirnya rekannya itu dipecat dari perusahaan truk tempatnya bekerja.
Saat berhenti di Kraton itulah, tiba-tiba terduga pelaku LH yang berboncengan dengan rekannya mengendarai motor Supra, berhenti.
Kemudian, pelaku membacok korban dengan celurit pada bagian perut. Sehingga alami luka sobek sepanjang 35 sentimeter.
Saat ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan jajaran Buser Polres Pasuruan Kota. Pelaku diduga lari ke arah Probolinggo. “Pelaku ini masih diburu oleh kami,” ujarnya. (zen/hn)
Editor : Muhammad Fahmi