PANGGUNGREJO-Radar Bromo-Sebuah warung kopi di Jalan Komodor Yos Sudarso, Kelurahan Mandaran, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Kamis (26/9) dini hari terbakar.
Kebakaran itu menyebabkan penghuni warung panik. Bahkan satu anggota keluarga mereka sempat pingsan. Tak hanya itu, salah satu warga juga mengalami cedera kaki saat melakukan pertolongan.
Kebakaran itu pertama kali diketahui Haris, 40, warga setempat yang kebetulan saat itu melintas di jalan setempat.
Awal mula kebakaran terjadi sekitar jam 02:00. Api semula membakar sebuah bangunan kosong yang berhimpit tepat di sebelah utara warung kopi milik Waqi’ah, 40.
Mengetahui di warung ada penghuninya, Haris langsung bergegas melakukan pertolongan.
Ia beberapa kali menggedor-gedor pintu untuk membangunkan si pemilik warung yang saat itu tengah tertidur.
“Waktu itu api masih belum menjalar lebar. Saya langsung gedor-gedor pintu supaya pemilik warung bangun. Beruntung mereka bangun,” terang Haris.
Di dalam warung rupanya tak hanya Waqiah seorang. Tapi, ia juga tinggal bersama tiga orang anaknya. Sementara sang suami tengah bekerja sebagai sopir ke luar kota.
Setelah tahu ada kebakaran, sekeluarga inipun panik. Mereka berhamburan keluar menyelamatkan diri.
Waqiah dibantu Haris langsung menyelamatkan barang-barang dan perabotan rumah yang ada. Mulai uang, tv hingga pakaian.
Saking paniknya, Haris sampai terjatuh saat menyelamatkan tv. Ia mengalami cedera tulang pada bagian tapak kaki kanan. Sementara itu, kobaran api yang makin membesar membuat para penghuni makin panik. Vina,16, putri sulung Waqi’ah tampak histeris. Hingga ia akhirnya pingsan beberapa saat.
Bersamaan itu, tim pemadam kebakaran Pemkot Pasuruan datang. Dua unit mobil PMK dan satu unit tangki suplai air diterjunkan.
Tak selang lama, apipun bisa dijinakkan. Warung milik Waqiah berhasil diselamatkan. Warung hanya terbakar di bagian sisi utara. Di dalamnya merupakan ruang tempat menyimpan barang-barang.
“Perabotan yang nggak bisa diselamtakan itu ada televisi, kompor dan sejumlah perabotan rumah tangga lainnya. Yang penting kami sekeluarga selamat,” ungkap Waqiah.
Terkait penyebab terjadinya kebakaran, Haris mengungkapkan bahwa kali pertama ia temui ada api yang berasal dari bawah pohon yang berada di pojok utara bangunan kosong yang terbakar.
Namun ia tak mengetahui pasti siapa orang yang melakukan bakar-bakaran itu.
“Saya minta pohon itu ditebang saja. Soalnya nggak sekali ini saja ada orang yang memang sengaja atau tidak bakar-bakaran di situ,” ungkapnya.
Sementara itu, kepastian penyebab kejadian tersebut juga masih dalam penyelidikan kepolisian.
Polres Pasuruan juga turun ke TKP serta memasang garis polisi di lokasi yang terbakar.
(ube/fun)
Editor : Fandi Armanto