Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ibu Remaja di Winongan Pasuruan yang Tewas Dipukul Temannya Tepis Tudingan Blayer Motor, Begini Kesaksiannya

Fahrizal Firmani • Jumat, 13 September 2024 | 02:26 WIB

 

 

TKP: Ruas jalan tempat korban disebut-sebut blayer motor sebelum dihajar terduga pelaku. Namun, ibu korban menepis hal itu. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
TKP: Ruas jalan tempat korban disebut-sebut blayer motor sebelum dihajar terduga pelaku. Namun, ibu korban menepis hal itu. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

WINONGAN, Radar Bromo-Meninggalnya IW, 16 remaja yang masih duduk di bangku SMK asal Winongan, Kabupaten Pasuruan menimbulkan duka bagi keluarga.

Meski begitu, ibu korban berinisial Llk, 42 menepis tudingan yang menyebutkan anaknya memblayer motor hingga memicu dihajar temannya hingga meninggal dunia.

Menurut Llk, ibu korban, sang anak tidak membawa motor miliknya saat ia pergi sebelum akhirnya dikabarkan meninggal dunia.

Motor milik korban Honda Supra X 125 itu ditinggal di rumahnya di Dusun/ Desa Kandung, Kecamatan Winongan.

Llk menyebut, sehari-harinya, anaknya sering menghabiskan waktu bersama budhenya.

Baru malam hari, ia pulang ke rumahnya. Sepulang sekolah, ia langsung ke rumah budhenya yang tidak jauh dari rumah orang tuanya.

Pada Rabu petang (11/9) itu, IW dijemput oleh beberapa temannya yang mengajaknya bermain.

IW berangkat bersama temannya tanpa membawa motornya. Namun tidak diketahui, apa berboncengan atau jalan kaki.

Kebetulan jalan di sekitar rumah IW dalam kondisi sepi. Sebab warga sekitar tengah melaksanakan tahlil di dusun setempat karena ada warga yang meninggal dunia.

Sehingga tidak ada yang melihat langsung saat korban dijemput temannya.

"Kalau ada yang bilang anak saya dipukul karena memblayer, jelas salah. Motornya tidak dibawa," jelas Llk sang ibu.

Llk menyebut pihaknya tidak mengetahui penyebab anaknya meninggal dunia.

Ia baru tahu setelah temannya mengantar anaknya yang sudah tewas.

Saat mengantar korban ke rumahnya itu, pelaku, RH, 16 juga ada. Ia mengaku yang memukuli korban.

"Namun alasannya apa saya tidak tahu. Yang bersangkutan hanya bilang dia yang memukul," tutur Llk.

Diketahui, tragis dialami oleh IW, 16, warga Dusun/ Desa Kandung, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan.

Pelajar kelas 11 salah satu SMK di Kabupaten Pasuruan ini meninggal usai berkelahi dengan temannya, Rabu (11/9).

IW meninggal dunia dengan mengalami luka memar cukup parah di bagian kepalanya.

Terduga pelakunya masih teman korban berinisial RH yang juga merupakan warga Winongan.

Informasi yang beredar dan dari hasil penyelidikan sementara polisi, perkelahian itu dipicu korban memblayer motornya. (riz/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#dipukul teman #pasuruan #remaja #winongan #remaja tewas #blayer motor