WINONGAN, Radar Bromo-Tragis dialami oleh IW, 16, warga Dusun/ Desa Kandung, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Pelajar kelas 11 salah satu SMK di Kabupaten Pasuruan ini meninggal usai dihajar temannya, Rabu (11/9).
IW meninggal dunia dengan mengalami luka memar cukup parah di bagian kepalanya.
Terduga pelakunya masih teman korban berinisial RH yang juga merupakan warga Winongan.
Informasi yang beredar menyebutkan, perkelahian itu dipicu korban memblayer motornya.
Korban disebut sudah ditegur, namun tidak menggubris sehingga pelaku memukul korban hingga akhirnya meninggal dunia.
Penyidik Polsek Winongan menyebut, korban meninggal dunia karena dianiaya akibat pelaku tidak terima korban memblayer motornya.
Dari penyelidikan sementara disebutkan, korban saat itu melintas di gang kecil dengan memblayer motornya. Korban sudah sempat diperingatkan tapi tidak digubris.
Akhirnya, pelaku memukuli korban bertubi tubi hingga meninggal dunia.
Terduga pelaku disebut-sebut memukul korban sebanyak 2 kali. yakni di bagian rahang sebelah kiri dan kepala atas sebelah kiri dengan menggunakan tangan kosong.
Pelaku juga sempat menendang korban dengan menggunakan kakinya sebanyak sekali. Korban pun tergeletak saat itu.
Melihat korban tergeletak, terduga pelaku sempat membawa korban. Lalu memberi minum ke korban bersama temannya.
Namun, korban batuk-batuk hingga memuntahkan air minuman itu. Selanjutnya, korban diantar ke rumahnya oleh terduga pelaku.
Malamnya sekitar pukul 20.00, pelaku diamankan di mapolsek Winongan.
"Motif pelaku karena korban memblayer. Namun korban tidak menggubris hingga akhirnya dianiaya," tutur Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno.
Korban sempat dibawa ke RSUD dr R Soedarsono untuk dilakukan visum.
Sebelum akhirnya jenazah korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara pusdik Porong untuk pengecekan penyebab kematian korban.
Korban lantas dibawa pulang ke rumahnya Kamis (12/9). Usai dimandikan korban dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) dusun setempat. (riz/mie)
Editor : Muhammad Fahmi