GADINGREJO, Radar Bromo - Masjid Nurul Aqsha di Perum Karyabakti, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, menjadi sasaran penggarongan. Sebuah amplifier di masjid setempat, raib digondol.
Kejadian tersebut berlangsung Selasa (10/9) sekitar pukul 09.30. Dalam aksinya, terduga pelaku sempat terekam CCTV.
Dan hari Rabu (11/9), takmir masjid setempat, melaporkan hilangnya amplifier itu, ke Polsek Gadingrejo.
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi menguraikan, hilangnya amplifier masjid, bermula saat Salim, 19, hendak mengumandangkan adzan.
Namun, saat menyalakan mikrofon, suaranya tidak keluar.
Ia pun mengecek ruangan penyimpanan amplifier. Saat itulah, ia mendapati kalau amplifier masjid, hilang.
“Ia lantas melaporkan ke Bambang Suyono, 64, yang tak lain merupakan takmir masjid,” sampainya.
Mereka pun kemudian, melakukan pengecekan CCTV. Hasilnya, diketahui kalau ada orang yang diduga mencuri amplifier tersebut.
Dari situlah, pihak masjid, melaporkan kasus ini ke kepolisian.
Usai mendapat laporan, Kapolsek Gadingrejo berserta anggotanya datang ke lokasi.
Untuk kemudian melakukan olah TKP. “Ditaksir, kerugian mencapai Rp 4 juta,” imbuhnya.
Menurut Junaidi, kasus ini masih dalam pendalaman. Diduga kuat, terduga pelaku langsung masuk ke ruangan penyimpanan amplifier.
Dan langsung melepas kabel amplifier. “Saat ini, masih dalam pendalaman,” bebernya. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin