BANGIL, Radar Bromo- Mobil yang ditumpangi oleh bakal calon bupati (Bacabup) Pasuruan, KH Mujib Imron, menjadi sasaran pelemparan batu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, Selasa (3/9) malam.
Insiden ini terjadi ketika Gus Mujib -sapaan akrabnya- usai mengikuti kegiatan pengajian di wilayah Kecamatan Nguling.
Malam itu, mobil Kijang Innova Venturer warna hitam dengan pelat nomor N506 Z yang ditumpangi Gus Mujib melaju di jalan raya Kejayan.
Ketika memasuki kawasan pabrik Mayora di Desa Gambirkuning, Kecamatan Kejayan, seorang pengendara motor datang dari arah berlawanan.
Selanjutnya, pengendara motor tak dikenal itu mendekat dan langsung melemparkan benda keras ke arah mobil.
Seketika, sopir Gus Mujib segera menghentikan mobil dan menepi. Setelah diperiksa, kaca depan mobil ditemukan pecah dan rusak.Benda yang dilempar ternyata batu yang ukurannya lumayan besar.
Sayangnya, sopir tidak sempat melihat dengan jelas siapa yang melempar benda yang diduga batu itu. Karena pengendara motor tersebut segera melarikan diri.
Gus Mujib membenarkan insiden yang dialami. Ia mengungkapkan bahwa kejadian itu berlangsung ketika ia baru pulang dari menghadiri undangan pengajian.
"Kejadiannya sekitar pukul 11 malam. Saat itu, saya sedang beristirahat di dalam mobil, jadi saya tidak tahu persis bagaimana kejadiannya," ujarnya.
Ia mengaku terkejut mendengar suara benturan keras yang menghantam kaca depan mobilnya. Awalnya, ia mengira mobilnya mengalami kecelakaan.
Namun setelah terjaga, ia mengetahui mobilnya sudah berhenti. Dan kaca bagian depan pecah.
"Alhamdulillah, kami semua masih diberi keselamatan dan perlindungan oleh Allah," imbuhnya.
Gus Mujib menambahkan bahwa kejadian ini adalah musibah yang masih disertai keselamatan. Ia juga bersyukur sopirnya mampu mengendalikan situasi dengan baik.
"Tidak ada yang terluka. Ini menjadi peringatan untuk lebih berhati-hati ke depannya," katanya.
Ia juga berharap agar pelaku segera menyadari kesalahannya. Karena tindakan seperti ini bisa membahayakan pengguna jalan lainnya.
"Saya berdoa agar siapa pun pelakunya segera sadar, karena perbuatan ini berpotensi membahayakan orang lain, dan semoga tidak diulangi lagi," jelasnya.
Saat ini, kasus pelemparan batu mobil Bacabup Gus Mujib itu tengah ditangani Polres Pasuruan. Petugas kepolisian telah melakukan olah TKP atas insiden itu. (tom/fun)
Editor : Fandi Armanto