PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Seorang nenek asal Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, mendapat pengalaman tak terduga di Pasuruan.
Saat mengikuti kegiatan ziarah makam KH Hamid, ia ditinggal rombongannya.
Kejadian tak mengenakkan itu, menimpa nenek bernama Senemi, 75, Minggu (25/8) petang.
Ceritanya, ia berangkat bersama rombongannya, dengan menaiki kendaraan Elf.
Sampai di Pasuruan, ia bersama rombongannya, menuju ke Makam KH Hamid. Sekitar pukul 17.55, Senemi keluar dari pesarean.
Ia memilih menunggu rombongannya di tengah Alun-alun Pasuruan. Namu hingga pukul 18.30, Senemi tak kunjung bertemu rombongannya.
Ia pun keliling Alun-alun untuk mencari rombongannya. Sayangnya, tak kunjung ketemu.
Hingga akhirnya, ia bertemu petugas Satpol PP. “Ia sempat kami tanya. Ngakunya, ditinggal rombongannya,” kata Kabid Linmas Satpol PP Kota Pasuruan, Imam Hidayat.
Untungnya, ada salah satu cucu Senemi, yang menyadari. Hingga akhirnya, cucunya meminta sopir untuk menghentikan Elfnya. “Senemi akhirnya dijemput cucunya,” sambung dia. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin