Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kecamatan di Wilayah Hukum Polres Pasuruan Kota Ini, Masuk Kategori Rawan di Pilkada

Fahrizal Firmani • Senin, 19 Agustus 2024 | 20:35 WIB
HANYA SIMULASI: Bentrokan antara petugas keamanan dengan massa pendukung salah satu calon yang tak puas dengan hasil pencoblosan. Namun, kejadian itu, hanya simulasi.
HANYA SIMULASI: Bentrokan antara petugas keamanan dengan massa pendukung salah satu calon yang tak puas dengan hasil pencoblosan. Namun, kejadian itu, hanya simulasi.

PASURUAN, Radar Bromo - Bentrokan terjadi antara petugas pengamanan dengan massa salah satu pasangan calon (paslon).

Hal itu dipicu, kekesalan massa atas kekalahan paslon mereka, dalam pemungutan suara.

Kerusuhan itu bisa dikendalikan oleh petugas kepolisian. Usai beberapa oknum massa yang menjadi perusuh diamankan.

Insiden tersebut berlangsung di lapangan Polres Pasuruan Kota di Jalan Gajah Mada, Jumat (16/8).

Namun bukan bentrokan sesungguhnya. Melainkan bagian dari simulasi pengamanan Pilkada serentak 2024.

Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Muhammad Junaidi menyebut, simulasi ini merupakan bagian antisipasi, jika ada kerusuhan saat kampanye atau pencoblosan.

Sehingga, Polri sudah siap mengamankan jika terjadi tindakan anarkistis.

"Kota Pasuruan termasuk wilayah aman. Tidak ada kecamatan yang masuk kategori rawan. Empat kecamatan aman," katanya.

Namun, di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, ada satu kecamatan yang masuk kategori rawan.

Yakni kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Sebab kecamatan ini masuk wilayah administrasi TNI AL.

Sesuai aturan, tidak boleh ada baliho kampanye atau pencoblosan di wilayah TNI AL.

Meski begitu, di lokasi itu ada permukiman penduduk. Sehingga, tetap ada pencoblosan pada 27 November mendatang.

Karena itu, Kecamatan Lekok, masuk kategori kecamatan rawan.

"Polri dibantu TNI, siap menjaga kondusivitas wilayah selama masa Pilkada ini," tutur Junaedi. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#bentrok #simulasi #kerusuhan #pilkada