PASURUAN, Radar Bromo - Permintaan masyarakat untuk memakamkan keluarganya yang meninggal dunia di TPU Purut III, mulai banyak.
Dalam sebulan terakhir, ada enam buah makam baru.
Sebelumnya, TPU Purut III sempat kurang diminati. Sejak difungsikan pada akhir 2023 lalu, makam di areal TPU baru ini minim penghuni.
Di awal tahun, hanya satu makam. Banyak masyarakat memilih TPU Purut II, meski sesak.
Lalu, di triwulan kedua, permintaan masyarakat untuk menggunakan TPU ini, mulai meningkat.
Ada tambahan tiga buah makam. Dan antara Juli sampai Agustus ini, semakin meningkat. Ada empat makam baru.
“Masyarakat sudah semakin tersosialisasikan jika ada TPU baru yang lokasinya lebih luas dan bagus. Jadi, banyak yang mau memakamkan keluarganya di areal ini,” jelas kepala UPT Pemakaman, Budi Prasetyo.
Budi mengakui, memang ada masyarakat yang masih memilih memakamkan keluarganya di TPU Purut II.
Meski areal TPU setempat, sudah overload. Dari luasan ideal sekitar 2.100-an makam, saat ini sudah terisi lebih dari 2.200 makam.
Namun hal tersebut, masih bisa dimaklumi. Mereka rata-rata yang memakamkan di areal TPU Purut II, karena memiliki makam keluarga.
Sehingga, bisa dikumpulkan dalam satu kompleks areal makamnya.
Pihaknya berharap, masyarakat bisa menjadikan TPU Purut III, sebagai pilihan utama. Sebagai TPU baru, lokasinya nyaman dan rindang.
Karena masih baru sedikit penghuninya, makam mudah untuk diatur.
“Kami tidak menghalangi keluarga yang ingin memakamkan keluarganya di TPU Purut II. Namun tetap, diharapkan memilih TPU baru,” terangnya. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin