Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tanggulangi TB, UOBF Puskesmas Bulukandang Prigen Terapkan Inovasi GEMATI

Iwan Andrik • Jumat, 2 Agustus 2024 | 19:05 WIB
KOMPAK: Komitmen bersama UOBF Puskesmas Bulukandang dengan salah satu desa di wilayah Kecamatan Prigen dalam menanggulangi Tuberkulosis.
KOMPAK: Komitmen bersama UOBF Puskesmas Bulukandang dengan salah satu desa di wilayah Kecamatan Prigen dalam menanggulangi Tuberkulosis.

PRIGEN, Radar Bromo - Kasus penyakit Tuberkulosis (TB) diibaratkan seperti fenomena gunung es.

Artinya, jumlah kasus TB yang ditemukan dan diobati masih sedikit, dibanding dengan jumlah kasus TB yang sesungguhnya ada di masyarakat.

Diperlukan sebuah inovasi yang mampu meningkatkan jumlah penemuan kasus TB sedini mungkin, untuk memutus penularan.

Oleh karena itu, UOBF Puskesmas Bulukandang sebagai salah satu pusat kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Prigen, mengusung GEMATI TB (Gerakan Bersama Temukan dan obati TB).

Hal ini sebagai inovasi dalam upaya memberantas TB Paru. Tujuannya, untuk menggerakan dan memberdayakan lintas program.

Serta lintas sektor dalam memerangi penyakit TB Paru.

“Inovasi ini terus kami jalankan. Semakin banyak jumlah suspek yang diperiksa, maka semakin besar peluang untuk mendapatkan pasien TB Paru Positif. Dengan begitu, bisa dengan mudah untuk diobati. Sehingga, dapat memutus penularan TB Paru di masyarakat”, ujar dr. Siti Cholifah, kepala UOBF Puskesmas Bulukandang.

GEMATI TB dilakukan dengan cara memberikan pembinaan kepada kader kesehatan untuk melakukan POS TB.

Mulai dengan memantau dan mengantar jemput dahak dari satu pos ke puskesmas.

Mereka dilatih untuk melakukan penyuluhan kepada warga, tentang TB Paru dan pentingnya minum obat teratur, jika sudah terdiagnosa TB.

Selain itu, mereka juga dilatih waktu yang tepat mengambil dahak warga terduga TB.

“Inovasi ini, juga sudah bekerja sama dengan jejaring untuk menemukan kasus TB baru dan penderita bisa segera diobati. Harapannya, kasus TB bisa menurun dan tidak ada kasus baru kembali,” imbuhnya. (one)

Editor : Jawanto Arifin
#tuberkulosis #kesehatan #puskesmas