BANGIL, Radar Bromo – Suasana tenang di kompleks perkantoran Pemkab Pasuruan mendekati jam pulang kerja, mendadak tegang. Menyusul insiden pegawai yang terjebak di lift, ketika listrik di satu gedung tiba-tiba mati.
Kejadian itu berlangsung Selasa (9/7) sore, sekitar pukul 14.00.
Saat itu, pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan disebut-sebut baru dari kantor BPKPD di lantai tiga Gedung Berakhlak. Ia kemudian hendak turun ke lantai dasar.
Sayangnya, listrik satu gedung itu tiba-tiba padam. Lift pun tak berfungsi.
Ketika sudah tiba di lantai dasar, pintu lift tak kunjung terbuka. Kejadian itu menimbulkan kepanikan.
Bukan hanya pegawai yang terjebak. Sejumlah pegawai lain juga ikut panik.
Beruntung kejadian itu segera didengar tim Damkar. Tim Damkar lalu menuju ke Gedung Berakhlak yang letaknya paling belakang.
Proses evakuasi sendiri cukup memakan waktu. Mereka menggunakan peralatan khusus untuk membuka pintu lift dan mengevakuasi para pegawai.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
“Pada saat kejadian, memang listrik satu gedung itu padam. Sehingga, lift tidak berfungsi. Kebetulan saat itu ada pegawai di dalam,” kata Nurul Huda, kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan.
Para pegawai terjebak di dalam lift selama 30 menit. Hingga akhirnya, berhasil diselamatkan oleh tim Damkar.
“Memang petugas kami sempat kesulitan ketika hendak melakukan evakuasi. Sehingga, perlu sedikit waktu untuk membuka pintu lift. Karena petugas juga harus pastikan pegawai yang terjebak di dalam lift tetap tenang,” ujar Nurul. (tom/one)
Editor : Muhammad Fahmi