PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Aktivitas bentor di Alun-alun Pasuruan semakin liar. Tak hanya sekadar melintas, mereka malah stand by.
Jumlahnya banyak. Dihalau, malah ada yang nantangin petugas.
Hal itu seperti yang terjadi Sabtu (1/6). Pagi itu, di Alun-alun memang banyak pengunjung. Jasa antar becak pun saling beriringan.
Namun, bentor yang sebenarnya dilarang, malah mengikutinya. Mereka tidak mau kalah.
Hingga sekitar pukul 11.00-an. Bentor terlihat banyak di sekitar Alun-alun.
Petugas yang melihatjya langsung mendekat. Untuk menghalau agar tidak memarkir bentornya di sekitar Alun-alun.
Bukannya pergi, mereka malah tidak menghiraukan. Petugas langsung menggembosi salah satu bentor.
Namun, JND, 45, warga Desa Dugambir, Kecamatan Grati, yang menjadi salah satu abang betor, malah nantangin petugas.
“Kami bertindak karena memang peraturan. Mereka malah nantangin petugas. Bentor kan boleh masuk disekitar Alun-alun,” ujar Kabid Linmas Satpol PP Kota Pasuruan Iman Hidayat.
Bahkan Iman mengaku, banyak tukang abang becak wisata yang mengeluh dengan keberadaan bentor.
Sebab belakangan ini bentor semakin menguasai, dan pendapatan becak kalah dengan bentor.
Dirinya berharap, agar bentor cepat diberi kesadaran. Agar mentaati peraturan. (zen/one)
Editor : Abdul Wahid