Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Perbaikan Jembatan Lumbang yang Putus karena Banjir Bandang Selesai Bulan Depan, Tanggul Juga Dikebut

Fuad Alyzen • Rabu, 29 Mei 2024 | 15:45 WIB
DIKEBUT: Perbaikan Jembatan di Desa/Kecamatan Lumbang yang sempat terputus saat banjir bandang menerjang, Januari lalu.
DIKEBUT: Perbaikan Jembatan di Desa/Kecamatan Lumbang yang sempat terputus saat banjir bandang menerjang, Januari lalu.

LUMBANG, Radar Bromo - Perbaikan jembatan di Desa/Kecamatan Lumbang yang terputus karena banjir bandang, kini tengah dikebut. Ditargetkan jembatan bisa tuntas bulan depan.

Selain itu, untuk menanggulangi banjir bandang Pemprov Jatim juga membangun tanggul di sekitar jembatan.

Camat Lumbang Bambang Suhartono mengatakan, perbaikan jembatan yang hilang diterjang banjir masih perbaikan. Tahap penyelesaian tinggal beberapa persen lagi.

“Masih berlangsung. Tinggal 20 sampai 30 persen, sama pembangunan tanggulnya,” katanya.

Meski masih perbaikan, kendaraan diperbolehkan melintas. Baik kendaraan roda dua maupun empat. Sebab jembatan tersebut merupakan akses utama menuju wilayah lainnya.

Namun pelaksana meminta tambahan waktu satu bulan lagi. Dikarenakan memang perbangunan ini masih belum tahap penyelesaian. Bahkan penyempurnaan.

“Rekanan kayaknya minta tambahan waktu. Katanya pertengahan Juni sudah diselesaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT PSDA Wilayah Sungai Welang Pekalen Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur Anton Dharma mengatakan, berdasarkan progres masih berjalan, penanganan tanggap darurat kali Lumbang sudah sekitar 50 sampai 70 persen.

“Masih progres tanggul dan jembatan darurat, yang hilang diterjang banjir bandang yang pertama,” katanya.

Kata Anton, perbaikan jembatan ini anggarannya dari Provinsi dan ditangani langsung dari Surabaya.

“Saya kurang paham angkanya, ada 2 paket BTT (bantuan tidak terduga, red). Yang satu jembatan yang satu lagi tanggul sungai,” ujarnya.

Adapun pembangunan tanggul, manfaatnya untuk mengembalikan alur sungai pasca banjir. Selain itu untuk mitigasi atau pencegahan melubernya aliran sungai ke jalan desa di tepi sungai. “Semuanya dipersiapkan untuk mencegah luberan air saat banjir,” imbuhnya. (zen/fun)

Editor : Jawanto Arifin
#jembatan putus #banjir #longsor lumbang