TUTUR, Radar Bromo - Kasus pelemparan mercon salah satu kantor media online di Dusun/Desa Pungging, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/5) masih menyisakan misteri.
Siapa dalang dan motif dari aksi tersebut, tak diketahui hingga kini.
Petugas kepolisian masih melakukan pendalaman. Sejumlah barang bukti dan saksi-saksi telah dimintai keterangan.
Namun, belum cukup untuk mengarahkan kasus ini, ke siapa terduga pelakunya.
Kanitreskrim Polsek Nongkojajar Aipda Akhdian Pramono mengatakan penyelidikan masih dilakukannya.
Beberapa orang saksi, telah dimintai keterangannya untuk memburu siapa terduga pelakunya.
“Ada tiga orang saksi yang sudah kami mintai keterangannya. Kami masih belum memerlukan saksi tambahan,” sampainya.
Salah satunya, merupakan pelapor, Moh. Said Andriyanto serta dua orang tetangganya. Selain itu, pihak kepolisian juga sudah mengamankan beberapa barang bukti.
Berupa serpihan kaca, pecahan semen, kusen dan gangang pintu kantor.
Ia menambahkan, tengah mencari alat bukti tambahan. Terutama CCTV, yang dimungkinkan ada di sekitaran lokasi.
“Kami masih mencari alat bukti tambahan termasuk CCTV,” imbuhnya. (zal/one)
Editor : Abdul Wahid