Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tak Hanya Infrastruktur, Desa Watestani, Kecamatan Nguling, Juga Bangun Wisata Air untuk Topang Ekonomi Warga

Erri Kartika • Selasa, 21 Mei 2024 | 17:45 WIB
INFRASTRUKTUR: Pavingisasi di Dusun Kramat dan Sekarputih sebagai peningkatan Jalan Usaha Tani.
INFRASTRUKTUR: Pavingisasi di Dusun Kramat dan Sekarputih sebagai peningkatan Jalan Usaha Tani.

SEBAGAI daerah yang banyak memiliki potensi pertanian, Desa Watestani, Kecamatan Nguling, fokus pada pembangunan untuk membantu usaha tani.

Selain Pavingisasi di Jalan Usaha Tani, juga ada perhatian bagi pengendara dengan pemasangan cermin cembung dan Penerangan Jalan Umum di semua dusun.

Kepala Desa Watestani, Kecamatan Nguling, Sofiyah menjelaskan, sepanjang tahun lalu, ada dua pavingsasi untuk jalan usaha tani yang telah direalisasikan.

Selain di Dusun Kramat program pavingisasi itu, juga dilakukan di Dusun Sekarputih.

“Keduanya direalisasikan, untuk mendukung jalan usaha tani. Jalan yang sebelumnya hanya berupa tanah padat, kami paving sepanjang 220 meter untuk di Dusun dan sepanjang 230 meter di Dusun Sekarputih,” jelasnya.

KOMPAK: Kepala Desa Watestani Sofiyah (depan tengah) bersama perangkat Desa dan muspika setempat.
KOMPAK: Kepala Desa Watestani Sofiyah (depan tengah) bersama perangkat Desa dan muspika setempat.

Setelah dipaving, kini jalan lebih nyaman untuk aktivitas lalu lalang pertanian. Termasuk mempermudah mengangkut hasil panen.

Tak hanya itu. Untuk keamanan pengguna jalan, Tahun lalu Desa Watestani memasang cermin cembung di 10 titik tikungan tajam.

Bahkan termasuk pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di 29 titik yang tersebar di seluruh dusun.

Sebelumnya, kondisi jalan memang masih belum terpasang PJU. Padahal penerangan ini diperlukan, untuk aktivitas warga jika malam hari.

Sofiyah menambahkan, rehab kantor balai desa juga dilakukan di Desa Watestani. Kondisi kantor lama yang sudah lapuk dan membahayakan, membuat kantor utama direhab.

Luasan yang yang direhab, 5 x 10 meter. Kini, aktivitas pelayanan bisa lebih nyaman dan cepat melayani warga.

Tak cukup dengan itu. Pemdes setempat, juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD).

Sepanjang tahun 2023 lalu, bantuan tersebut disalurkan kepada 31 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jumlah yang sama, tetap diberikan kepada KPM di tahun 2024 ini.

Menurut Sofiyah, pada 2024 ini, ada program lanjutan pavingisasi yang akan direalisasikan untuk jalan usaha tani.

Pelaksanaannya di Dusun Sekarputih. Jalan sepanjang 200 meter dengan lebar 1,5 meter, bakal dipaving.

Dan untuk Dusun Kramat sepanjang 150 meter dengan lebar 1,2 meter.

“Kami juga akan melakukan pembangunan Saluran Pembuangan Air (SPA) di jalan pemukiman di Dusun Tanjung. Di samping itu juga, ada rencana rehab jalan usaha tani di Dusun Polai. Serta Pembangunan edung TK PKK, karena jumlah murid terus meningkat,” sampainya.

 

Bangun Kolam Renang untuk Penunjang Ekonomi Warga

Air sumber yang melimpah di Desa Watestani, menjadi berkah tersendiri. Tak hanya untuk kebutuhan air ke rumah-rumah warga.

Sumber air ini juga, dimanfaatkan untuk tempat wisata Kolam Sumber Kembar.

PENUNJANG EKONOMI: Kolam Sumber Kembar yang dikelola BUMDes turut mengerek ekonomi warga sekitar.
PENUNJANG EKONOMI: Kolam Sumber Kembar yang dikelola BUMDes turut mengerek ekonomi warga sekitar.

Kepala Desa Watestani Sofiyah mengatakan, di Desa Watestani, ada air sumber yang berasal dari dua mata air.

Air ini selain dimanfaatkan oleh warga setempat, juga dimanfaatkan hingga di luar daerah seperti di Tongas, Kabupaten Probolinggo.

“Selain airnya jernih, saat musim kemarau airnya juga tidak pernah surut. Karena itu, menjadi berkah sehingga di Desa Watestani tidak sampai kesulitan air,” ujarnya.

Lewat BUMDes Mandiri, pengelolaan Kolam Sumber Kembar dimaksimalkan.

BUMDes mengelola Kolam Sumber Kembar sejak dibuka tahun 2022 lalu. Kolam renang tersebut, merupakan kolam renang anak, dengan kedalaman 30 cm dan 50 cm.

Kolam ini banyak dimanfaatkan anak-anak, untuk bermain air dan berenang. Khususnya, saat akhir pekan.

“Selain kolam renang, di sekitar juga ada warung-warung yang berjualan aneka makanan dan minuman. Dari kolam renang dan warung-warung ini, cukup meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar,” terangnya.

Ke depan Kolam Sumber Kembar akan terus dikembangkan.

Selain bakal menambah untuk kolam dewasa, juga wahana lainnya. Agar lebih ramai didatangi oleh pengunjung. (eka/one)

 

Program dan Kegiatan tahun 2023

 

Program dan Kegiatan tahun 2024

Editor : Jawanto Arifin
#desa watestani #bumdes #infrastruktur #pavingisasi #Membangun desa