Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jaring 10 Anak Punk yang Ngamen di Simpang Empat Kebonagung, Ngakunya dari Luar Pasuruan

Fuad Alyzen • Senin, 20 Mei 2024 | 15:35 WIB
SEBELUM DIPULANGKAN: Sepuluh anak punk yang sempat dijaring Satpol PP di simpang empat Kebonagung.
SEBELUM DIPULANGKAN: Sepuluh anak punk yang sempat dijaring Satpol PP di simpang empat Kebonagung.

PURWOREJO, Radar Bromo - Satpol PP Kota Pasuruan mendadak mendapat laporan warga yang langsung ditindak lanjuti. Sebab di simpang empat Kebonagung ada 10 anak punk meresahkan.

Mereka pun diamankan ke Mako Satpol PP, Minggu (19/5).Setelah didata, rupanya mereka berasal dari luar Pasuruan. Mereka hanya semalam menginap di Kota Pasuruan. Sembari mengamen untuk perjalanan pulang.

Kepala Bidang Trantib Satpol PP Kota Pasuruan Anwar Kholik mengatakan, kemarin pagi, pihaknya mendapat laporan warga bahwa ada anak punk yang beraktivitas di simpang empat Kebonagung.

Dalam laporannya, keberadaan mereka dinilai membahayakan lalu lintas sehingga meresahkan. Pihaknya pun meluncur ke lokasi sesuai laporan.

“Dilapori ada beberapa anak punk di perempatan Kebonagung, kami pun meluncur kesana,” ujarnya.

DIBINA: Anak punk yang terjaring dibina sebelum dipulangkan.
DIBINA: Anak punk yang terjaring dibina sebelum dipulangkan.

Tiba dilokasi, benar saja mereka ada yang duduk santai dan istirahat. Sebagian ada yang mengamen. Secepatnya mereka diamankan dan dibawa ke Mako Satpol PP.

Setelah ditanyakan, mereka berpenduduk Jawa Barat dan Jateng. Ada yang dari DKI, Bandung, Cimahi.

Juga ada yang dari Ngawi dan lainnya. Kota Pasuruan sebagai transit dan mereka hanya singgah semalam.

Lantaran itu, mereka yang hendak pulang oleh petugas langsung diberikan makanan. Siang sekitar pukul 13.00, mereka semua diantar ke perbatasan kota guna melanjut perjalanan ke arah barat.

Kasi Trantib Satpol PP Kota Pasuruan Hary Purwanto membenarkannya. Usia mereka rentang remaja.

Seperti MIA, 17, dari Cimahi, dan Firsty Indah 20 dari Semarang. “Mereka diantar untuk pulang setelah diberikan edukasi,” ujarnya. (zen/fun)

Editor : Jawanto Arifin
#anak jalanan #anjal #anak punk #razia