TUTUR, Radar Bromo – Si jago merah mengamuk di Dusun Krajan III, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Suasana yang tenang pun berubah jadi penuh ketegangan.
Rumah yang terbakar itu, milik Saifudin Zuhri, 49. Kejadiannya berlangsung saat korban tidur lelap bersama keluarganya, Jumat (17/5) dini hari, sekitar pukul 03.00.
Kepala Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Akhmad Pujianto mengatakan, kobaran api pertama kali muncul di lantai dua rumah korban.
Saat kejadian, korban tengah tidur di kamar yang berada di lantai satu.
Ia tidak sendirian. Karena di lantai dasar itu, ada istri dan dua anaknya. “Rumah tersebut berlantai dua. Saat kejadian, pemilik rumah dan keluarganya sedang tidur di kamar yang berada di lantai dasar,” ungkapnya.
Api yang menyala-nyala, membuat penghuni rumah terjaga. Mereka keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendengar teriakan tersebut, bedatangan ke lokasi.
Dengan peralatan seadanya, warga berbondong-bondong untuk memadamkan api. Namun, upaya itu tak mudah.
Butuh lebih dari satu jam lamanya untuk menjinakkan api di rumah petani cabe dan supplier obat-obatan pertanian tersebut.
Lahapan si jago merah itu, baru bisa dijinakkan sekitar pukul 04.30 kemudian. Sejumlah barang-barang berharga korban ludes terbakar. Termasuk motor Honda Astrea Legenda, yang hangus.
Kanitreskrim Polsek Nongkojajar Aipda Akhdian Pramono mengatakan, dugaan awal kebakaran dipicu akibat konsleting listrik. Kerugian imbas kejadian itu, ditaksir mencapai Rp 200 juta.
“Rumah bertingkat tersebut, terbakar dengan kondisi sekitar 80 persen. Kerugian materiilnya ditaksir Rp 200 juta. Faktor penyebab kebakarannya, diduga karena korsleting listrik,” jelasnya. (zal/one)
Editor : Muhammad Fahmi