DESA Penunggul terus berupaya meningkatkan akses dan fasilitas di Wisata Mangrove. Pemerintah Desa (Pemdes) setempat juga memiliki sejumlah program yang pro akan masyarakatnya.
Di tahun 2023 lalu, banyak program yang sudah terealisasi. Salah satunya adalah peningkatan jalan menuju wisata mangrove.
Jalan sebelumnya yang masih makadam, dibangun Tembok Penahan Tanah (TPT) sekaligus pavingisasi sepanjang 150 meter dengan lebar 6 meter.
“Bantuan dari provinsi, Alhamdulilah kini memnjadikan akses ke wisata Mangrove lebih bagus. Bahkan lebih lebar sehingga bisa dilewati 2 jalur,” ungkapnya.
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) juga masih diberikan kepada 52 Rumah Tangga. Bantuan ini diberikan kepada warga yang membutuhkan.
Untuk Program Ketahanan Pangan, Desa Penunggul tahun kemarin memberikan bantuan ayam petelur sebanyak 320 ekor kepada kelompok masyarakat.
Selain itu juga ada 20 ribu bibit lele yang diberikan kepada Pokmas di Dusun Sawahan.
Karena rutin terkena banjir saat luapan sungai tinggi, Desa Penunggul melakukan penanggulangan bencana dengan normalisasi sungai dengen pengerukkan sedalam 1 meter.
“Alhamdulilah setelah dikeruk sejak 2023 sampai sekarang belum terimbas banjir dari Sungai Laweyan,” ungkapnya.
Termasuk untuk meninggikan tepi sungai, dibangun plengsengan sungai di Dusun Pesisir sepanjang 100 meter dengan 0,75 meter.
Tujuannya agar tepi sungai kokoh dan tidak mudah tergerus. Kantor desa yang sudah mengalami pelapukan dan membahayakan, di tahun kemarin mendapat sentuhan rehabilitasi.
Untuk tahun 2024 ini, Desa Penunggul akan ada pembangunan drainase di Dusun Pesisir dan Dusun Sawahan.
Drainase di permukiman warga ini untuk memberikan akses air agar tidak menggenang saat musim hujan.
Program ketahanan pangan ada pula pemberian jaring kepada 5 pokmas dan bibit jagung kepada 2 kelompok tani. Sementara padat karya akan dilakukan normalisasi di saluran pembuangan air (SPA) dengan gotong royong.
Tambah Fasilitas untuk Tarik Wisatawan ke Wisata Mangrove
Salah satu wisata unggulan Desa Penunggul yaitu wisata Manggrove terus dilakukan pengembangan.
Tahun ini rencananya ada penambahan unit gazebo, tracking sampai kios souvenir untuk penjualan hasil produk UMKM Desa Penunggul.
Plt Kepala Desa Penunggul Abdul Rohmad Noloyudo mengatakan bahwa wisata Mangrove makin diminati oleh wisawatan. Tak hanya local, tapi juga dari luar daerah.
Karena itu, selain ada peningkatan jalan untuk akses ke wisata Mangrove, tahun ini juga ada bantuan dari pusat untuk penambahan fasilitas.
“Setelah ada jalan atau akses yang bagus ke wisata Mangrove, tahun ini juga ada bantuan dari pusatberupa gazebo, tracking dan kios suvenir,” ungkapnya.
Rencananya akan dibangun 3 gazebo, tambahan tracking sepanjang 100 meter dan kios suvenir untuk UMKM Desa Penunggul.
“Nantinya yang dijual di kios suvenir yaitu produk lokal, seperti krupuk mangrove, stik rajungan, batik ecoprint, dan sebagainya,” ujarnya. (eka/fun/*)
Pembangunan dan Program Tahun 2023 Desa Penunggul, Kecamatan Nguling
- Peningkatan Jalan menuju wisata manggrove
- Pemberian BLT DD
- Ketahanan pangan, ayam petelur dan lele
- Penanggulangan Bencana – Normalisasi sungai
- Plengsengan sungai
- Rehab kantor desa
Pembangunan dan Program Tahun 2024
- Pembangunan drainase Dusun Pesisir dan Dusun Sawahan
- Ketahanan Pangan – alat tangkap dan bibit jagung
- Padat Karya Tunai – Normalisasi SPA