PASURUAN, Radar Bromo - Jumlah pencari kerja (Pencaker) yang mendapatkan pekerjaan di Kota Pasuruan terus meningkat.
Pada 2023, ada 766 orang Pencaker yang mendapat penempatan kerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pasuruan, Mahbub Effendi mengungkapkan, tren Pencaker sempat fluktuatif selama empat tahun ini.
Pada 2020, ada 1.271 orang pencari kerja di Kota Pasuruan.
Sementara pada 2021, mengalami penurunan, menjadi 1154 orang.
Bahkan, pada 2022 kembali turun. Hanya sebanyak 831 orang. Hingga pada 2023, mengalai kenaikan. Menjadi 1.398 orang.
Meski begitu, tren Pencaker yang mendapat penempatan kerja justru naik. Di mana pada 2020, ada sebanyak 460 orang.
Sementara pada 2021, sebanyak 630 orang. Sedangkan pada 2022, kembali naik, mencapai 691 orang.
Dan pada 2023 lalu, sebanyak 766 orang. “Pencaker yang mendapatkan penempatan kerja di perusahaan, mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kondisi ini, berbeda dengan angka Pencaker yang cenderung fluktuatif,” kata Mahbub.
Memang, kata dia, jumlah mereka yang mendapatkan pekerjaan, masih belum sebanding dengan jumlah Pencaker.
Namun, angka yang ada, tidak bisa jadi patokan. Bisa jadi, hal tersebut, bukan angka riil. Karena pihaknya berpatokan pada Pencaker yang melapor.
Yang menjadi soal, banyak Pencaker tidak melapor. Sehingga, Disnaker kesulitan mencari angka riilnya.
Tidak mudah bagi Disnaker untuk meminta data tenaga kerja dari perusahaan.
“Apalagi Pencaker ini, tidak hanya diterima di Kota Pasuruan. Tapi ada juga di luar kota, hingga luar Jawa Timur,” tutur Mahbub. (riz/one)
Editor : Abdul Wahid