PASURUAN, Radar Bromo - Bahu Jalan Pantura, Pasuruan-Probolinggo masih kerap dijadikan lahan parkir truk.
Adanya aktivitas tersebut belum juga ditindak.
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, sopir truk memarkir truknya yang paling sering pada waktu malam hari.
Di wilayah Kecamatan Rejoso, Lekok sampai Nguling, semuanya ada.
Seperti yang diungkap Darso, 49, warga Kecamatan Lekok ini menyatakan, banyak sopir yang memarkir truknya di tepi Jalan. Terutama di wilayah Kemantren.
“Entah mereka berhenti lantaran apa. Setahu saya selain makan. Mereka capek,” katanya.
Padahal, kondisi tersebut, terbilang berbahaya. Karena banyak pengguna jalan yang melintas. Terlebih, minim penerangan di ruas setempat.
Senada disampaikan Lukman 36. Pria asal Kecamatan Grati ini mengatakan, di sepanjang jalan Pantura Paspro, banyak sekali parkir truk.
Kondisi tersebut, sangat membahayakan. Sebab berada di badan jalan meski posisinya di tepi.
“Harusnya ada penindakan. Biar tidak memicu kecelakaan,” sampainya.
Anggota Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Hadi Haryadi mengatakan, memang ada kegiatan parkir truk. Itupun sudah pihaknya ingatkan.
Jika yang terjadi masalah pada kendaraan lantaran mogok, supaya memasang rambu lalin. “Yang lainnya, memilih berhenti karena makan,” jelasnya. (zen/one)
Editor : Abdul Wahid