PASURUAN, Radar Bromo - Sudah setahun lamanya, eks gedung Carrefour di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, mangkrak.
Bangunan yang menjadi aset Pemkot Pasuruan itu, tak difungsikan setelah pihak toko waralaba tersebut, tak memperpanjang kontrak sewa.
Kondisi itu, membuat Pemkot Pasuruan mengevaluasi ulang. Rencana pemanfaatan gedung tersebut.
Salah satunya, dengan pemanfaatannya sebagai destinasi wisata di Kota Pasuruan.
Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf mengungkapkan, Pemkot berkomitmen agar setiap tahunnya bisa menambah satu destinasi wisata.
Saat ini, pemkot sudah memiliki Payung Madinah di tengah kota.
Selain itu, gagasan Wisata Tematik Krampyangan, Kecamatan Bugulkidul, di wilayah selatan, juga dirancang. Bahkan, sudah masuk agenda pembangunan.
“Setiap tahun satu destinasi wisata. Dan dibuat merata. Ada di wilayah tengah, selatan, dan utara Kota Pasuruan,” ungkapnya.
Gus Ipul-sapaan Saifullah Yusuf mengungkapkan, penambahan destinasi wisata bakal terus dilakukan.
Salah satunya, dengan pemanfaatan aset Pemkot Pasuruan di jalan Soekarno-Hatta. Aset tersebut, sebelumnya disewa salah satu toko ritel modern. Namun, sejak 2023 tidak lagi.
Saat ini, Pemkot masih menunggu proses pengembalian aset dari pihak penyewa. Pihaknya berniat membuat rest area yang diberi nama Rest Area Arofah.
Konsep rest area tersebut, tengah dikaji oleh Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda).
Kemungkinan pembangunannya, paling cepat baru terealisasi tahun 2025 mendatang.
Pembangunan rest area ini, diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 15 miliar. Anggarannya diusulkan dari APBN.
“Saat ini sedang dikaji. Insya Allah tahun depan mulai dibangun. Tahun ini kami fokus pada wisata tematik Krampyangan,” tutur Gus Ipul-sapaannya. (riz/one)
Editor : Abdul Wahid