REJOSO, Radar Bromo - Seorang lelaki asal Dusun Gesing, Desa Rowo Gempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, ditemukan meninggal dunia.
Korban meninggal dunia, usai diseruduk kereta api.
Tidak diketahui pasti, apakah korban mengalami kecelakaan atau memang sengaja bunuh diri.
Namun, ada yang menyebut, sebelum kejadian, korban memang duduk-duduk di rel kereta api.
Korban meninggal itu, diketahui bernama Lamsa, 54.
Insiden tersebut menimpa korban, Minggu (7/4) malam. Sebelum kejadian, korban sempat berpamitan kepada anak perempuannya, Misna.
Ia berencana untuk ngelayat. Meski tidak diketahui, siapa yang akan didatangi.
Korban naik sepeda kayuh. Kemudian berhenti di Dusun Kasuran, Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso. Saat itulah, ia ditabrak kereta api.
“Korban ditemukan dalam kondisi tak utuh,” kata Kasubaghumas Polres Pasuruan Kota, Aipda Achmad Junaidi.
Korban kemudian dibawa ke RSUD dr R Soedarsono untuk dilakukan visum.
Junaidi mengaku, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.
Namun sebelum kejadian, korban memang ada permasalahan ekonomi keluarga. Tiga hari yang lalu, ia bertengkar dengan istrinya.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, korban berdiri cukup dekat dengan rel.
Masinis KA Ranggajati, kemudian membunyikan suling lokomotif beberapa kali, agar menjadi perhatian orang tersebut.
Bukannya menjauh, malah berjalan ke tengah rel dan membelakangi kereta api. “Akibatnya, kejadian tak diharapkan itu, tak bisa dihindari,” sampainya. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin