Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pastikan Keamanan KA Angkutan Lebaran, Daop 9 Lakukan Ini

Fuad Alyzen • Senin, 1 April 2024 | 20:05 WIB
Photo
Photo

PASURUAN, Radar Bromo- Lebaran 1445 Hijriah tinggal menghitung hari. Penumpang kerata api (KA) di Stasiun Pasuruan, diprediksi meningkat. Daop 9 Jember menyediakan 192.808 tiket.

Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, penumpang KA di Stasiun Pasuruan masih landai. Namun, diprediksi akan meningkat saat menjelang Lebaran. “Sudah biasa meningkat hampir mau Lebaran,” ujarnya.

Karena itu, PT Kereta Api Indonesia telah mempersiapkan untuk pelayanan Angkutan Lebaran 2024 jauh-jauh hari. Di antaranya, membuka pelayanan penjualan tiket Lebaran sejak H-45 Lebaran atau sejak 15 Februari. Untuk keberangkatan H-10 Lebaran atau 31 Maret.

Selain itu, dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) juga sudah melakukan rampcheck atau observasi lapangan di Daop 9 Jember. Mulai dari terkait standar pelayanan minimum, rampcheck sarana hingga terkait dengan sistem manajemen keselamatan perkeretaapian. Hasilnya, PT KAI Daop 9 Jember dinyatakan layak untuk menggelar angkutan Lebaran.

 

 

Pada 5-7 Maret lalu, para Direksi PT KAI bersama stakeholder perkeretaapian telah melakukan inspeksi menyeluruh. Termasuk di wilayah Daop 9 Jember dari Pasuruan sampai Banyuwangi.

Cahyo menuturkan, angkutan Lebaran 2024, tempat duduk yang tersedia untuk kereta api keberangkatan dari Daop 9 Jember sebanyak 192.808, jumlah ini meliputi tempat duduk yang tersedia pada KA jarak jauh maupun KA lokal.

Sampai Rabu (27/3), kata Cahyo, tiket yang sudah terjual untuk keberangkatan dari Daop 9 Jember sekitar 82.993 tiket atau sekitar 43 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan. Untuk beberapa KA di tanggal favorit tiketnya sudah banyak yang dipesan.

“Nanti pelanggan akan diarahkan pada rute yang dituju dengan beberapa kereta api melalui sistem persambungan,” katanya. (zen/rud)

Editor : Ronald Fernando