Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Padahal Pemenang Sudah Diumumkan, Proyek Tematik Makkah Kota Pasuruan Belum Jalan, Ada Apa?

Fahrizal Firmani • Kamis, 21 Maret 2024 | 20:45 WIB
BELUM DIGARAP: Rencana pembangunan kawasan tematik Makkah di Jalan KH Hasyim Asy’ari Kota Pasuruan yang belum bisa digarap saat ini.
BELUM DIGARAP: Rencana pembangunan kawasan tematik Makkah di Jalan KH Hasyim Asy’ari Kota Pasuruan yang belum bisa digarap saat ini.

PASURUAN, Radar Bromo - Lelang proyek fisik kawasan tematik Makkah telah rampung.

Namun, pengerjaannya, belum bisa direalisasikan.

Pemkot Pasuruan beralasan, masih menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur. Sebab, anggarannya bersumber dari APBD Pemprov.

Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan, Budi Santoso mengungkapkan, lelang kawasan tematik Makkah sudah selesai awal Februari lalu.

Hasilnya, PT Elang Mitra Regantama menjadi pemenangnya. Mereka melakukan penawaran sebesar Rp 11.919.062.400,-.

Dan selama masa sanggah, tidak ada satupun rekanan lain, yang mengajukan sanggahan. Sehingga rekanan asal Surabaya itu, sah sebagai pelaksana proyek.

Hanya saja, fisiknya belum bisa dimulai. Tidak ada tanda-tanda pengerjaan, di Jalan KH Hasyim Asy’ari.

Pemkot Pasuruan, masih harus menunggu SK Gubernur, terkait proses pencairan dana untuk pengerjaan fisiknya.

“Anggarannya kan bersumber dari APBD Pemprov. Kami tidak berani memulai jika SK Gubernur belum turun,” kata Budi.

Jika Pemkot tetap memaksa untuk memulai fisiknya dalam pekan ini, maka dikhawatirkan dana APBD sebesar Rp 15 miliar itu, belum bisa cair dalam waktu dekat. Tentunya, Pemkot yang akan disalahkan.

Usai SK Gubernur turun, maka pihaknya bisa segera mengajukan proses pencairan ke Pemprov.

Harapannya, bulan depan, prosesnya sudah bisa dilakukan dan fisiknya bisa segera dilaksanakan.

“Begitu pencairan dilakukan, kami lakukan tanda tangan kontrak dengan pelaksana. Rencananya, tahap awal melakukan pematangan lahan,” jelasnya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Pasuruan, Abdul Ghofur menyebut, pihaknya mendukung penuh pembangunan kawasan wisata religi baru itu.

Apalagi tahun ini, anggarannya dari APBD Pemprov.

Pihaknya berharap, agar pembangunan lanjutan untuk tiga tema lainnya nanti, bisa dilakukan melalui anggaran pusat.

Sehingga, tidak membebani keuangan daerah. Mengingat, anggarannya tidak sedikit.

“Yang paling penting, pembangunan ini berdampak pada perekonomian Kota Pasuruan. Lokasinya sudah bagus, strategis di dekat jalan nasional,” tutur Ghofur. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #kawasan tematik #kawasan makkah