PASURUAN, Radar Bromo - Keluarga Warga Binaan (WB) di Lapas IIB Pasuruan bisa semringah.
Selama Ramadan, hari pelayanan penitipan barang ditambah. Mereka bisa menitipkan lima hari dalam sepekan.
Kepala kesatuan pengamanan lembaga pemasyarakatan (KPLP) Lapas IIB Pasuruan, Taufiqul Hidayatullah mengungkapkan, sebelumnya penitipan barang hanya dibuka sekali dalam sepekan. Hanya Jumat.
Namun selama Ramadan, waktu bagi keluarga WB untuk menitipkan barang, bisa lebih panjang.
Mulai Senin sampai Jumat. Waktunya, antara pukul 08.00 sampai 15.00.
Sementara, Jumat pukul 08.00 hingga 11.00. Kondisi ini untuk memudahkan pihak keluarga yang ingin mengirim makanan kesukaan WB.
Untuk makanan yang boleh diberikan pada WB, bebas.
Asal bukan cabai atau kecap. Sebab dikhawatirkan, bisa disalahgunakan oleh WB tersebut untuk membahayakan WB lainnya.
“Sengaja kami tambah, untuk memberikan kebahagiaan kepada keluarga dan WB. Mumpung momen Ramadan. Mungkin ada yang mau mengirim camilan,” jelas Taufiq-sapaannya.
Tidak hanya itu, selama Ramadan jam kunjungan ikut digeser.
Saat hari normal, pihak keluarga bisa membesuk para WB pada Selasa dan Kamis mulai pukul 09.00 sampai 15.00.
Namun selama Ramadan, digeser waktunya.
Pihak keluarga bisa datang membesuk WB mulai pukul 13.00 hingga pukul 15.00.
Dan bagi pihak keluarga yang mengantre, hingga membuat mereka baru bisa masuk Lapas pukul 15.00, mendapat toleransi sampai pukul 15.30.
“Kami harus memahami kondisi di lapangan. Kalau mereka baru bisa masuk di jam mepet, tentu diberi kelonggaran. Kan tidak mungkin baru masuk, langsung diminta pulang,” sebutnya. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin