PASURUAN, Radar Bromo - Dua hari terakhir, masyarakat Kota Pasuruan dibuat tidak nyaman.
Ada pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN UP3 Pasuruan, secara tiba-tiba. Pemadaman tersebut, berlangsung lama tanpa pemberitahuan.
Warga Jalan Slagah, Kelurahan Pekuncen, Kadir menyebut, Sabtu (9/3) dan Minggu (10/3), terjadi pemadaman listrik.
Untungnya, pemadaman Minggu (10/3) tidak berlangsung lama. Hanya 30 menit. Namun, pemadaman di hari Sabtu (9/3), membuat kesal.
Lantaran berlangsung cukup lama. Mulai pagi sekitar pukul 09.00 hingga pukul 16.00. Parahnya, pemadaman yang terjadi tiba-tiba, tanpa pemberitahuan.
“Tiba-tiba saja, listrik padam. Bahkan berlangsung lama, tanpa ada pemberitahuan,” keluhnya.
Wanto, warga Jalan Wahidin, Kelurahan Pekuncen mengaku, pihaknya tidak mempermasalahkan adanya pemadaman oleh PLN.
Sebab, kemungkinan petugas PLN, sedang memperbaiki jaringan.
Namun, proses pemadaman tanpa ada pemberitahuan itulah, yang menjadi persoalan. Beberapa warga tidak bisa beraktivitas.
Utamanya mereka yang memiliki pekerjaan dan menggarapnya di rumah.
“Kalau ada pemberitahuan, kan lebih enak. Apalagi diberitahu sampai jam berapa pemadamannya. Sehingga bisa antisipasi sebelumnya,” tutur Wanto.
Manager PLN UP3 Pasuruan, Agus Santoso menuturkan, pemadaman ini disebabkan adanya pekerjaan pembangunan jaringan baru, guna keandalan jaringan.
Lokasinya di tiga titik. Jalan Wahidin, Slagah dan Hayam Wuruk, Kota Pasuruan.
Pihaknya sudah melakukan pemberitahuan dengan menyebar surat melalui pihak RT/RW setempat dan masjid.
Agar bisa disampaikan kepada warga yang terdampak. Proses pengerjaannya, memang berlangsung hingga sore.
“Pekerjaan pembangunan jaringan baru ini, mulai pukul 09.00 sampai 16.00. Tujuannya, berguna untuk manuver tegangan jika ada gangguan,” sebut Agus. (riz/one)
Editor : Abdul Wahid