TOSARI, Radar Bromo - Hujan deras Sabtu (9/3) kemarin, tak hanya membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan tergenang.
Karena di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, tingginya intensitas hujan berdampak terhadap longsornya sejumlah tebing.
Kondisi itu terjadi di lima desa. Yakni, Desa Baledono, Podokoyo, Tosari, Wonokitri dan Sedaeng.
“Sekitar di lima desa telah terjadi longsor,” ujar Kapolsek Tosari AKP Deddy Suryo.
Menurut Kapolsek, longsor yang terjadi di Desa Podokoyo, mengakibatkan sebagian dapur rumah Narko, warga setempat rusak.
Selain itu, longsor juga menutup akses Desa Baledono dan Tosari.
Sementara di Desa Sedaeng, volumenya longsor, mencapai panjang 8 meter, tinggi 10 meter dan ketebalan 2 meter. Bahkan, sampai menimpa rumah warga.
“Tak hanya di satu titik, tetapi ada di lokasi lain, dengan volume berbeda. Panjang 9 meter, tinggi 12 meter dan ketebalan 2 meter,” jelasnya.
Di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, rumah dan gudang warga terdampak longsor. Serta menutupi jalan utama wisata Gunung Bromo.
Meski akhirnya, material longsoran tersebut, berhasil dievakuasi.
“Selain itu, ada beberapa desa lain yang juga mengalami longsor,” sambung dia.
Deddy menyimpulkan, tidak ada korban jiwa maupun luka atas peristiwa bencana alam ini.
Hanya saja, sejumlah warga mengalami kerugian material.
Lantaran peralatan dapurnya, tertimpa longsor. Bahkan, juga ada yang sampai menimpa dua motor.
“Langsung dievakuasi berkerjasama dengan pihak lainnya. Baik pihak kecamatan, Koramil, Tagana, Kepala Desa dan BPBD Kabupaten Pasuruan,” ujarnya. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin