REJOSO, Radar Bromo - Adu moncong motor di jalan raya Kedungbako, Kecamatan Rejoso, membuat Joni Pranata, 28, tak bisa pulang.
Pemuda asal Kelurahan/Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo ini, harus kehilangan nyawa untuk selamanya.
Ia meninggal dunia di lokasi kejadian. Insiden tersebut menimpa korban, Jumat (16/2) malam.
Ketika itu, Joni tengah dalam perjalanan pulang ke Probolinggo. Ia mengendarai motor Yamaha Freego nopol N 3349 PM dari arah Surabaya.
Hingga sampai di Desa Kedungbako, Kecamatan Rejoso, sekitar pukul 19.30.
Joni yang hendak mendahului mobil di depannya, memicu petaka baginya. Motornya terlalu mengarah ke kanan. Masuk jalur berlawanan.
Sementara, dari arah Probolinggo, ada motor lain yang dikendarai Muchammad Fiki Ramadani, 20, warga Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso.
Bruakk. Tabrakan tak terelakkan.
“Saat menyalip, ada motor di jalur berlawanan yang akhirnya memicu kecelakaan,” ujar Kanit Gakkum Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota IPTU Prasetyo.
Korban mengeluarkan banyak darah di bagian kepala. Babras di bagian mukanya.
Gigi bagian bawahnya patah. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara, Muchammad Fiki hanya alami luka ringan.
Luka robek pada jari kelingking tangan kanan, babras siku tangan kiri, babras lutut kaki kanan dan kiri.
Keduanya langsung dievakuasi ke Puskesmas Rejoso.
Menurut Prasetyo, pengendara motor Freego ditengarai kurang mewaspadai kendaraan lain, saat menyalip. Sehingga memicu terjadinya kecelakaan.
“Masih kami dalami insiden kecelakaan tersebut,” tukasnya. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin