Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Wow.. Pemeliharaan Gedung DPRD Kota Pasuruan Telan Dana Miliaran, Untuk Apa Saja?

Fahrizal Firmani • Minggu, 21 Januari 2024 | 23:25 WIB
RAWAT: Gedung DPRD Kota Pasuruan yang tak akan mengalami perubahan. Kondisinya akan sama, lantaran tidak ada perbaikan signifikan.
RAWAT: Gedung DPRD Kota Pasuruan yang tak akan mengalami perubahan. Kondisinya akan sama, lantaran tidak ada perbaikan signifikan.

PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Wajah gedung DPRD Kota Pasuruan dipastikan tidak akan berubah. Sebab, tidak ada pembangunan yang dilakukan tahun 2024 ini.

Alasannya, anggaran yang tersedia, hanya untuk pemeliharaan rutin. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Pasuruan, Raden Murahanto mengungkapkan, tidak ada fasilitas baru yang akan dibangun tahun ini.

Begitu juga dengan perbaikan gedung. Tidak akan direalisasikan. Meski beberapa penambahan infrastruktur dibutuhkan.

Karena, hanya pemeliharaan rutin yang akan dilakukan. “Pemeliharaan saja. Anggarannya sudah masuk ke dalam operasional gedung dewan,” tuturnya.

Meski begitu, anggaran yang disiapkan, tidaklah sedikit. Mencapai Rp 2 miliar.

Dana tersebut, ternyata bukan hanya untuk memelihara gedung wakil rakyat semata. Tetapi juga, termasuk untuk biaya operasional sepanjang tahun.

Seperti, untuk membayar tagihan listrik hingga gaji pegawai di Sekretariat DPRD Kota Pasuruan.

“Jadi, bukan hanya untuk pemeliharaan rutin gedung dewan semata. Tetapi untuk kebutuhan yang lain di gedung setempat,” imbuhnya.

Pemeliharaan sendiri sifatnya rutin. Sehingga tidak harus digunakan secara penuh.

Pemkot hanya memakai anggaran ini jika diperlukan. Misal, ada fasilitas di gedung dewan yang perlu diperbaiki, atau diganti karena rusak.

Mengacu pada tahun lalu, anggaran ini mencukupi untuk satu tahun. Sehingga, pihaknya optimis meski anggaran sama, bisa digunakan hingga desember mendatang.

Tahun lalu misalnya, anggaran ini tersisa Rp 400 juta. Pasalnya, pada 2023 lalu, tidak ada pemeliharaan yang bersifat perbaikan berat.

Hanya pengalokasian untuk kebersihan hingga penggantian lampu ruangan yang padam. Sehingga yang tersisa cukup besar.

Insya Allah cukup. Karena bersifat rutin, ya penggunaannya sewaktu waktu. Tidak harus terserap penuh,” jelas Murahanto. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#dprd kota pasuruan #gedung dprd