GONDANGWETAN, Radar Bromo - Hidup Nasywa Vitaningsi Arifin 8, berakhir memilukan.
Bocah asal RT 1/RW 7, Desa Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan itu meninggal dunia, usai diseruduk dump truck.
Kejadian nahas itu menimpa korban, Jumat (19/1) sore. Saat itu, korban dibonceng oleh, Dewi Habyanawati, 40, mengendarai motor Honda Beat nopol N 4991 XQ di bagian belakang.
Sebenarnya, mereka tak hanya berdua. Karena, Dewi juga membonceng Oktaviani Rifana Permata Dewi 14.
Mereka melaju keluar gang, menuju jalan raya Bromo, Desa Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan.
Saat itulah, petaka tak diharapkan menimpa. Diduga, pengendara motor, Dewi, tidak memperhatikan situasi lalu lintas.
Ia nekat menyeberang jalan. Tanpa memperhatikan arus kendaraan. Padahal, dari arah selatan, ada dump truck nopol S 8254 UR yang melaju.
Truk pasir yang dikemudikan Kurniawan, 33, warga Desa Kayen, Kebupaten Jombang itu, melaju dengan kecepatan sedang.
Meski begitu, jarak yang dekat, membuat sopir dump truck tak bisa menghindar. Tabrakan pun tak terelakkan.
“Motor menyeberang, lalu ditabrak oleh dump truck,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Prasetyo.
Akibat kejadian itu, Dewi alami luka lecet pada lutut kaki kiri, tangan kanan dan pipi kirinya.
Sementara, anak yang dibonceng, Oktaviani, alami lecet pada pipi kiri. Keduanya dirawat di Puskesmas Gondangwetan.
Nasib tak lebih baik, dialami Nasywa. Bocah kelas 3 SD tersebut, mengalami luka serius.
Pipi kanan, perut dan kedua lututnya lecet. Korban juga mengalami luka robek pada bagian selangkangannya.
Nyawa korban, tak bisa diselamatkan. Korban akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Korban dibawa ke kamar mayat RSUD dr R Soedarsono untuk mendapatkan penanganan,” ujarnya. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin