Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pedagang Pasar Kebonagung Demo Penerapan E-Parkir, Uji Coba E-Portal Ditunda, Begini Kata Wawali Pasuruan

Fuad Alyzen • Kamis, 11 Januari 2024 | 15:45 WIB
TEMUI WARGA: Wawali Pasuruan Adi Wibowo saat menemui pedagang Pasar Kebonagung yang protes e-parkir dengan pemasangan e-portal.
TEMUI WARGA: Wawali Pasuruan Adi Wibowo saat menemui pedagang Pasar Kebonagung yang protes e-parkir dengan pemasangan e-portal.

PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Keresahan pedagang Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan imbas uji coba pemberlakuan e-parkir dengan terapkan portal elektronik atau e-portal memuncak.

Rabu (10/1), ratusan pedagang pasar protes penerapan e-parkir di Pasar Kebonagung dengan menggelar unjuk rasa.

Protes para pedagang itu pun direspons. Penggunaan e-parkir di Pasar Kebonagung pun sementara dihentikan.

Ratusan pedagang itu protes dengan mendatangi kantor Pemkot Pasuruan di Jalan Pahlawan.

Mereka menolak kebijakan pemkot memberlakukan e-parkir dengan memasang portal elektronik atau e-portal di Pasar Kebonagung.

Alasannya, kebijakan itu dianggap mengintimidasi pedagang. Karena dengan adanya portal, pengunjung menurun. Pendapatan pedagang pun berkurang drastis selama beberapa hari terakhir.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kebonagung Zainal Fanani mengatakan, penerapan e-parkir dengan e-portal membuat pengunjung pasar semakin sepi.

Karena itu, semua pedagang minta agar portal dibuka saja. Bahkan, kalau bisa dihapus.

“Pedagang keberatan dengan adanya portal tersebut. Pedagang minta portal dibuka saja. Kalau perlu dihapus,” katanya.

Meski demikian, pedagang menurutnya bukan menolak pemerintah mengatur masalah parkir.

Pengaturan parkir bukan hal yang salah. Masalahnya, dengan pengaturan parkir itu pedagang malah sepi pembeli.

Beberapa saat kemudian, Wakil Wali Kota (Wawali) Pasuruan Adi Wibowo menemui pedagang.

Perwakilan pedagang sebanyak 15 orang kemudian berbincang khusus dengan Wawali di ruang kerjanya untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Hasilnya, e-parkir lewat e-portal yang ada di pintu masuk Pasar Kebonagung untuk sementara dinonaktifkan. Sambil menunggu keputusan dari Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf.

Mas Adi (panggilannya) mengatakan, sebenarnya para pedagang bukan menolak e-parkir atau uji coba portal.

Mereka hanya menyampaikan aspirasi dan masukan tentang uji coba portal di Pasar Kebonagung.

“Kami sharing dengan pedagang membahas tentang penerapan uji coba portal di Pasar Kebonagung. Kami juga menerima masukan tentang kendala teknis di lapangan,” katanya.

Dengan uji coba portal itu, pedagang mengaku gerak ekonomi mereka terhambat di Pasar Kebonagung. Sehingga, pedagang minta portal tidak dipakai.

Pemkot sendiri menurutnya, melakukan uji coba sudah dengan beberapa kajian. Bahkan sebenarnya melakukan sosialisasi pada pedagang.

Namun, mungkin tahapan sosialisasi atau persepsi tentang sosialisasi ini tidak bisa diseragamkan dari kacamata pemerintah saja.

Maka sebagai pemerintah, tentu juga harus mendengarkan dan mengolah data yang ada berkaitan dengan portal.

“Kami hari ini sharing dengan pedagang pasar. Kami pending atau tunda dulu penerapan portal di Pasar Kebonagung,” ujarnya.

Penundaan itu dilakukan sembari pihaknya mengkaji lebih dalam konteks infrastruktur fisik di pasar. Termasuk mengkaji infrastruktur sosialnya.

“Ini menjadi kajian lebih lanjut lagi. Intinya untuk saat ini portal akan dinonaktifkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Pasuruan Hary Purwanto menegaskan, aksi penolakan pemanfaatan portal oleh ratusan pedagang berjalan aman. Tidak ada tindakan anarkis.

“Aman terkendali. Perwakilan pedagang membahas bersama Bapak Wali Wali Kota. Sementara yang lain menunggu di luar kantor,” katanya.

Dengan penundaan uji coba portal di Pasar Kebonagung, maka portal untuk sementara tidak digunakan lagi mulai besok (hari ini, red). Baik itu portal yang ada di pintu barat. Maupun yang ada di pintu selatan. (zen/hn)

Editor : Jawanto Arifin
#pasar kebonagung #wawali pasuruan #E-Portal #e-parkir #pemkot pasuruan