Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mau Nyalip di Jalan Pantura Nguling, Pemotor asal Tongas Tewas Tertabrak Truk

Fuad Alyzen • Sabtu, 6 Januari 2024 | 02:36 WIB

TKP: Petugas Satlantas Polres Pasuruan saat melakukan olah TKP kecelakaan maut di Jalan Raya Sumurwaru, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling.
TKP: Petugas Satlantas Polres Pasuruan saat melakukan olah TKP kecelakaan maut di Jalan Raya Sumurwaru, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling.
 

NGULING, Radar Bromo- Niat hati ingin mendahului mobil yang ada di depannya. Namun, apa yang dilakukan Joko Sutrisno, 32, malah membuatnya meregang nyawa.

          Warga RT 9/RW 3, Dusun Krajan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, itu mengalami kecelakaan. Korban diduga tergelincir hingga membuatnya jatuh ke aspal.

          Ironisnya, saat bersamaan, ada truk yang melaju dari jalur berlawanan. Bruakk...Tabrakan itu pun tak terhindarkan.

          Insiden memilukan itu, menimpa korban Kamis (4/1) siang. Ketika itu, korban melaju dengan motor Yamaha nopol N 4367 XH dari arah Surabaya.

          Sampai di jalan raya Sumurwaru, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan korban hendak mendahului minibus yang ada di depannya. Ia melaju di sisi kendaraan minibus tersebut. Namun, saat memacu motornya, mendadak kendaraannya oleng.

          Korban jatuh bersama motornya ke arah kanan. Parahnya, saat bersamaan, muncul truk nopol S 8967 UB dari arah Probolinggo. Truk yang dikendarai Supriyo, 59, warga Desa Singowangi, Kabupaten Mojokerto, itu pun tak kuasa menghindar. Jarak yang dekat, membuat tabrakan tak terelakkan.

          Ubay, 29, warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, yang menjadi saksi mata kejadian menduga, kalau pengendara motor tersebut tergelincir saat melintas di jalan bergelombang. Hal itu yang kemudian membuat motor hilang keseimbangan hingga membuat pengendaranya jatuh.

          “Saya nggak tahu pasti. Kemungkinan, karena tergelincir,” ujarnya.

Kanit Gakkum Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Prasetyo mengatakan, pihaknya sedang mendalami kecelakaan tersebut.

Ia menduga, korban terjatuh lantaran tidak melihat situasi dan kondisi. Sehingga, pada saat mendahului membuat korban hilang kendali lalu terjatuh. “Masih kami dalami,” jelasnya.

Ia menambahkan, insiden itu berlangsung sekitar pukul 12.30. Imbas kecelakaan tersebut, korban alami luka robek pada kepala belakang dan tangan kiri. Juga lecet pada dada, perdarahan telinga dan hidung, robek pada paha dan kaki kiri, kaki kanan robek, serta lecet pada kaki kanan.

“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian usai ditabrak truk,” paparnya. (zen/one)

Editor : Muhammad Fahmi
#tewas tertabrak truk #kecelakaan maut