Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Palang Pintu Sejumlah Perlintasan Kereta Api di Kota Pasuruan Minta Dipercepat

Muhamad Busthomi • Senin, 11 Desember 2023 | 19:10 WIB
SUDAH TERPASANG: Perlintasan kereta api di Jalan Anjasmoro yang sudah terpasang palang pintu an dilengkapi pos. Masih ada beberapa perlintasan yang belum dilengkapi palang pintu.
SUDAH TERPASANG: Perlintasan kereta api di Jalan Anjasmoro yang sudah terpasang palang pintu an dilengkapi pos. Masih ada beberapa perlintasan yang belum dilengkapi palang pintu.

PASURUAN, Radar Bromo – Bantuan pemerintah provinsi membangun palang pintu jalur perlintasan langsung (JPL) sedikit meringankan beban pemerintah kota setempat.

Namun Pemkot Pasuruan masih punya tanggungan empat JPL yang harus dibangun palang pintu.

Kepolisian mendesak agar sarana prasarana JPL di Kota Pasuruan bisa dilengkapi secepatnya. Hal itu disampaikan Ps Kanit Dikyasa Aipda Breni Raharjo dalam Forum LLAJ Kota Pasuruan (8/12). Menurutnya, ada 15 titik perlintasan JPL di Kota Pasuruan.

”Yang sudah berpalang pintu ada sembilan titik. Selebihnya direkomendasikan ke pemerintah daerah,” katanya.

Tahun ini, pemerintah kota baru membangun palang pintu di JPL 133 Jalan Anjasmara, Kelurahan Bugul Lor. Sedangkan pada tahun yang sama, pemerintah provinsi juga mengucurkan bantuan pembangunan palang pintu di JPL 136 Kelurahan Tapaan.

”Artinya masih tersisa empat titik JPL yang belum berpalang pintu. Kami mengusulkan supaya tahun depan diselesaikan seluruhnya,” kata Breni.

Mengingat keberadaan palang pintu pada perlintasan kereta api tersebut cukup penting. Sebab menyangkut keamanan dan keselamatan lalu lintas. Semakin cepat dibangun, kata Breni, maka pemerintah tak punya lagi tanggungan kedepan.

”Kami berharap ada percepatan untuk empat titik ini. Supaya pemerintah kota juga tidak ada tanggungan. Dan kami juga tidak ingin ada kejadian yang tidak diinginkan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pasuruan Andriyanto menjelaskan bahwa pembangunan palang pintu JPL dilakukan secara bertahap. Namun bukan berarti pihaknya mengesampingkan keselamatan lalu lintas pada perlintasan kereta api. Sebab hal itu juga menyesuaikan kekuatan anggaran belanja daerah.

”Tetap kami upayakan. Yang di Jalan Anjasmara kemarin sudah memenuhi standar KAI meski dengan klasifikasi yang paling sederhana. (tom/fun)

Editor : Ronald Fernando
#pemkot pasuruan #perlintasan kereta api