GRATI, Radar Bromo - Pengguna jalan harus berhati-hati saat melintas di Jalan Raya Semambung hingga Jalan Raya Sumurwaru, Kabupaten Pasuruan, saat malam hari. Sebab, jalan nasional itu masih minim penerangan.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, jalan nasional sepanjang satu kilometer itu gelap. Areal gelap mulai dari pertigaan Semambung, Kecamatan Grati ke arah timur sampai mendekati Sumurwaru, Kecamatan Nguling.
Kondisi ini cukup membahayakan. Sebab, jalan ini lurus tanpa hambatan. Rata-rata kendaraan melintas di jalur itu dengan kecepatan tinggi. Sementara penerangan hanya berasal dari lampu kendaraan.
Di kawasan setempat pun rawan terjadi kecelakaan. Apalagi di kawasan traffic light pertigaan Semambung, juga cukup gelap. Beberapa kali terjadi kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota Iptu Agus Prayitno mengungkapkan, penerangan sangat penting untuk keselamatan pengguna jalan. Tentu, hal ini jadi perhatian dari pihak kepolisian.
Polres Pasuruan Kota akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan selaku pemangku wilayah. Sehingga, jalan yang gelap ini bisa segera ditangani.
“Kami akan segera berkirim surat pada Dishub Kabupaten untuk tindak lanjut. Tentu akses penerangan sangat penting untuk meminimalisasi kecelakaan,” jelas Agus.
Kasi Rekayasa Lalu Lintas (Reklalin) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan Yuda menyebut, jalan semambung itu masuk jalan nasional.
Sehingga, kewenangan berada di tangan Balai Transportasi Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
“Biar nanti dikoordinasikan oleh bidang lalu lintas (lalin). Namun, karena itu jalan nasional, maka yang berhak membangun penerangan jalan umum (PJU) itu ya pusat,” jelas Yuda. (riz/mie)
Editor : Jawanto Arifin