Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Air PDAM Mati Total Selama Dua Bulan, Tapi Beban Pemakaian Tetap Jalan

Muhamad Busthomi • Selasa, 21 November 2023 | 17:25 WIB
Ilustrasi PDAM
Ilustrasi PDAM

PASURUAN, Radar Bromo - Pelayanan air bersih yang dilakukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Pasuruan, lagi-lagi dikeluhkan warga.

Warga yang bermukim di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, sudah dua bulan tak bisa menikmati segarnya air dari Sumber Umbulan. Namun, beban pemakaian dalam tagihan tetap berjalan.

Selama jaringan air bermasalah, warga harus membeli air kemasan untuk kebutuhan konsumsi. Jelas pengeluarannya membengkak. Sedangkan, untuk mandi dan mencuci perabotan, sebagian memanfaatkan sumur bor.

Persoalan ini dialami lebih dari 30 kepala keluarga (KK) di Gang 10 Jalan Jawa, Kota Pasuruan, sejak sekitar dua bulan terakhir. Banyak di antara mereka yang sudah melaporkan layanan ini ke PDAM.

Namun, sejauh ini warga merasa tidak ada tindak lanjut. “Saya sudah sebulan yang lalu laporan, kondisinya masih tetap mati,” ujar salah seorang warga, Bagus.

Sebenarnya, warga masih memaklumi apabila air PDAM hanya keluar di jam-jam tertentu. Namun, kali ini mati total. Bahkan, ditarik menggunakan pompa air tidak keluar.

“Yang disayangkan, beban pemakaiannya tetap tercatat. Padahal, air tidak keluar,” keluh Ita Rahma.

Ia heran lantaran tagihan pembayaran masih tetap ada. Sedangkan, selama dua bulan terakhir air PDAM mati total. Dalam tagihan pembayaran, terdapat beban pemakaian 10 meter kubik.

Namun, mau tak mau dirinya tetap membayarkan tagihan. Sebab, bila terlambat juga tetap dikenakan denda.

“Akhirnya tetap dibayar sekalian membuat aduan yang kedua setelah pengaduan awal bulan ini belum ditindaklanjuti,” ujarnya.

Terpisah, Direktur PDAM Kota Pasuruan Yoyok Widoyoko memastikan akan menindaklanjuti semua laporan. Dalam merespons pengaduan, pihaknya memang perlu menelusuri lebih dulu penyebab persoalan jaringan distribusi.

“Akan ditindaklanjuti informasinya. Segera kami cek,” janjinya. (tom/rud)

Editor : Jawanto Arifin
#perumdam kota pasuruan #pdam kota pasuruan #air mampet