PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Proyek perbaikan plengsengan di Kali Gembong kini tengah digarap. Tanggul untuk antisipasi bencana banjir tersebut pengerjaannya dipercepat lantaran sebentar lagi musim hujan.
Kepala UPT PSDA Wilayah Sungai Welang Pekalen Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur Anton Dharma mengatakan, itu plotting penanganan darurat plengsengan yang rusak sebenarnya ada di tiga titik. Diantaranya kali Gembong, Sumberpinang dan Welang.
Rincinnya Kali Gembong ada 3 titik (Kelurahan Pekuncen, Kandangsapi, dan Kebonagung). Kali Sumber Pinang di 1 titik di Desa Sidogiri. Sementara Kali Welang di 1 titik di Desa Sukorejo. “Kali ini mulai penggarapan di sungai Gembong,” terangnya.
Namun baru plengsengan di Kali Gembong baru teralisasi. Kata Anton, salah satunya kendala SDM untuk petugas penggarapan plengsengan tersebut, dalam perencanaan dan pengawasan pekerjaan. Sehingga harus membagi waktu pelaksanaannya.
Saat ini hanya satu titik yang masih proses penggarapan. Sudah 30 persen penggarapan di Kali Gembong, Kelurahan Kebonagung. Sedangkan 2 titik lokasi lainnya masih proses administrasi, fisik 0 persen.
Di lokasi hulu jembatan Slagah, terang Anton, dianggarkan 200 juta. Dan dua lokasi lainnya dari dana tanggap darurat atau swakelola. “Tidak terikat jumlah anggaran, tapi berdasar ketersediaan bahan,” jelasnya.
Anton mengaku, target penyelesaian akan rampung akhir 2023. Saat mulai, perencanaan penanganan di 3 titik Kali Gembong di tahun inilah jadwal penyelesaiannya. Sebab penggarapan sebelum musim hujan juga akan berjadwal di sungai Pasuruan. (zen/fun)
Editor : Ronald Fernando