PASREPAN, Radar Bromo - Mayat Marjoko, 61, warga Desa Janjang Wulung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, ditemukan mengambang di bawah tebing di Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan. Senin (9/10), temuan ini langsung dilaporkan ke Polsek Pasrepan.
Jenazah korban kali pertama ditemukan oleh Suyo dan Ulum, sekitar pukul 13.30. Saat itu, mereka mengontrol debit air di bawah tebing yang menjadi sumber air. Biasa warga menggunakannya untuk pengairan lahan pertanian.
Ternyata, keduanya menemukan jenazah manusia mengambang. Tubuhnya sudah melebam. Keduanya tidak mengenali korban. “Warga tidak mengenali mayat itu,” ujar Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Farouk Ashadi Haiti.
Adanya penemuan mayat ini membuat warga geger. Sejumlah warga merapat untuk melihat dari dekat. Sejumlah anggota Polsek Pasrepan bersama Tim Inafis Polres Pasuruan merapat ke lokasi kejadian. Mereka mengidentifikasi korban dan mengevakuasinya.
Setelah melakukan pemeriksaan lanjutan, identitas mayat diketahui. Ia adalah Marjoko, seorang petani asal Desa Janjang Wulung, Kecamatan Puspo. Selanjutnya petugas lebih mendalami penyelidikan.
Sejumlah barang bukti juga diamankan. Di antaranya, ada kaus biru kombinasi merah dan kuning, satu celana panjang hitam, sebuah senter, dan selang warna hijau dengan panjang kurang lebih 25 meter. Semuanya milik korban. “Penyelidikan selanjutnya masih didalami Polsek Pasrepan,” ujar Farouk. (zen/rud)
Editor : Jawanto Arifin