Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bangkai Kapal di Pelabuhan Pasuruan Makin Banyak

Fuad Alyzen • Rabu, 20 September 2023 | 17:05 WIB

DIBIARKAN: Sejumlah bangkai kapal dibiarkan di tepi Sungai Gembong di Kelurahan Ngemplakrejo, Senin (18/9).
DIBIARKAN: Sejumlah bangkai kapal dibiarkan di tepi Sungai Gembong di Kelurahan Ngemplakrejo, Senin (18/9).
 

PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Kali Gembong di Pelabuhan Pasuruan, masih butuh perhatian serius. Kondisinya terlihat kumuh. Banyak bangkai kapal yang belum dievakuasi.

Terhitung, ada lima bangkai kapal yang dibiarkan di sepanjang Sungai Gembong. Kondisi ini berpotensi membuat sungai semakin dangkal. Di sisi lain, sungai ini sudah lama tidak dinormalisasi.

“Bangkai kapal akan tenggelam jika lama dibiarkan. Apalagi sampah dari hulu yang mengikuti aliran air sungai mendarat ke sini (Pelabuhan). Itu akan membuat sungai semakin dangkal,” ujar Ketua Himpunan Pecinta Lingkungan dan Wisata Kota Pasuruan Ikhsan Khoiri.

Menurutnya, sungai ini perlu perhatian, demi mempertahankan ekosistem kehidupan mahluk di air. Serta, mengembalikan citra keindahan sungai agar kehidupan masyarakat semakin nyaman. Kondisi ini memerlukan kesadaran semua pihak. Terutama masyarakat di sekitar Sungai Gembong.

Warga Kelurahan Ngemplakrejo, Kota Pasuruan, ini mengatakan, perlu dilakukan normalisasi secara optimal dari hulu sampai hilir. Dengan normalisasi dan meningkatkannya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai, akan membuat sungai kembali indah.

Terpisah, Kepala UPT PSDA Wilayah Sungai Welang Pekalen Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur Anton Dharma mengatakan, permasalahan sampah di Sungai Gembong karena kebiasaan masyarakat. “Secara bertahap perlu ada perubahan. Pandangan masyarakat yang memandang sungai sebagai tempat pembuangan sampah,” ujarnya.

Ia mengatakan, petugas baik dari UPT PSDA maupun PUPR Kota Pasuruan secara berkala akan melakukan pembersihan di Sungai Gembong. (zen/rud)

Editor : Ronald Fernando
#bangkai kapal #pelabuhan pasuruan