Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

UIN Maliki Malang Kukuhkan Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP Menjadi Guru Besar

Erri Kartika • Senin, 28 Agustus 2023 | 14:10 WIB
PENGUKUHAN: Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP. dikukuhkan menjadi Guru Besar di UIN Maliki Malang, beberapa waktu lalu.
PENGUKUHAN: Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP. dikukuhkan menjadi Guru Besar di UIN Maliki Malang, beberapa waktu lalu.

KIPRAH Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP. Dalam dunia pendidikan layak diacungi jempol. Ia mampu menjadi satu-satunya dan perempuan bergelar guru besar pertama di keluarga besarnya. Perempuan yang juga masuk jajaran majelis pengasuh di Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini, Kabupaten Pasuruan, ini ingin menjadi role model agar perempuan mau mengenyam pendidikan yang paling tinggi.

Ning Ilfi mengatakan, dunia pendidikan sudah menjadi darah nadinya sejak kecil. “Saya lahir dan besar dari dunia pondok, sehingga dunia pendidikan sudah akrab dengan saya sejak masih kecil,” ujarnya.

Sejak kelas III sekolah dasar (SD), ia sudah belajar berceramah. Memasuki kelas V SD mendapatkan kepercayaan mengajar di Taman Pendidikan Alquran (TPQ) di Pesantren Terpadu Al Yasini.

Cita-cita menjadi pendidik sudah tak asing lagi. Setelah menyandang gelar sarjana, Ning Ilfi tak kesulitan untuk diterima menjadi dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS) di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

DUKUNGAN KELUARGA: Prof Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP. bersama keluarga yang selalu mendukungnya.
DUKUNGAN KELUARGA: Prof Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP. bersama keluarga yang selalu mendukungnya.

Setelah menikah dengan kakak kelasnya dari almamater yang sama, Dr. Nur Solihin, cita-citanya untuk terus melanjutkan pendidikan di-support penuh oleh keluarga. Tak hanya rutin melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu mengajar, meneliti, dan mengabdi, ia juga menjabat sebagai wakil Rektor 2 Bidang Administrasi, Umum, Perencanaan dan Keuangan di UIN Maliki Malang.

“Saya banyak di-support oleh suami dan keluarga. Bahkan, saat S-3 dan saya melaksanakan Sandwich Program di University of Queensland di Brisbane, Australia sampai 4 bulan, keluarga juga mendukung penuh,” ujarnya.

Kesibukan sebagai pengasuh di Pondok Al Yasini, mengasuh anak, dan pekerjaan bisa dibagi dengan baik. Setelah lulus S-3, Ning Ilfi sering melakukan penelitian dan publikasi. Baik nasional dan internasional, sebagai syarat untuk menjadi profesor. Sejauh ini, tercatat ada 14 penelitian dan 18 publikasi jurnal nasional dan internasional. Ia juga telah menerbitkan 11 buku.

Ning Ilfi juga pernah melakukan penelitian tentang pengembangan Pariwisata Syariah Prigen dan Masterplan Pengembangan Desa Maslahat di Kabupaten Pasuruan. Hal itu, dilakukan sebagai upaya berkontribusi untuk Kabupaten Pasuruan. Termasuk pernah juga melakukan joint riset dengan University of Canberra dengan tim dari perwakilan Asia, Amerika, dan Afrika.

Prof. Dr. Hj. ILFI NUR DIANA, M.Si., CAHRM., CRMP. Guru Besar FE UIN Maliki Malang.
Prof. Dr. Hj. ILFI NUR DIANA, M.Si., CAHRM., CRMP. Guru Besar FE UIN Maliki Malang.

Dalam pengukuhan Guru Besar, Ning Ilfi memberikan orasi ilmiah yang berjudul Kepemimpinan Islami; Paradigma Baru dalam Menghadapi Era Disrupsi, Prof. Ilfi berupaya menemukan sebuah konsep baru dalam bidang manajemen sumber daya manusia, khususnya kepemimpinan. Di mana teori kepemimpinan mengalami evolusi dari masa ke masa.

Disrupsi menurut Fukuyama, melahirkan kehancutan sosial, bahkan dapat menyebabkan peradaban menurun. Oleh sebab itu, menurut para ahli dari AS, di era disrupsi diperlukan kepemimpinan spiritual. Lantas bagaimana menurut Islam? Bukankah Rasululullah SAW pada saat itu menghadapi disrupsi sosial yang dahsat dalam menghadapi Kafir Quraisy? Bahkan, sampai mengancam jiwa raganya.

M. Hart, penulis Hukum 100 Orang Berpengaruh di Dunia, menulis Nabi Muhammad di urutan no 1. Karena sampai saat ini, agama yang dibawa Nabi Muhammad diikuti lebih dari 1 miliar umat Islam di dunia. Tidak mungkin kebohongan dapat bertahan selama ribuan tahun dan diikuti penduduk dunia.

Karena itu, saya ingin menunjukkan pada dunia barat melalui publikasi internasional bahwa kepemimpinan Islami (yang berdasarkan nilai-nilai Islam) merupakan puncak dinamika atau evolusi teori kepemimpinan yang dapat diterapkan pada organisasi atau juga negara di mana pun dan agama apa pun. Ada pun dimensi kepemimpinan islami ada lima. Yakni, spirituality, morality, humanity, agility, professionalisme.

Dengan dikukuhkannya menjadi Guru Besar, Ning Ilfi berharap hal ini bisa menjadi motivasi kepada perempuan muda. Agar memiliki cita-cita yang tinggi, terutama di dunia pendidikan. Serta, memiliki semangat tinggi untuk mengenyam pendidikan hingga setinggi-tingginya. (*)

 

BIODATA PROF. DR. HJ. ILFI NUR DIANA, M.Si, CAHRM, CRMP.

Suami:

Dr. Nur Solihin (Dosen UIN Khas Jember)

 

Anak:

 

Pendidikan:

Editor : Jawanto Arifin
#Ning Ilfi #UIN Maliki Malang #guru besar #Al-Yasini