Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Truk Muat Rombongan Pengajian Tergelincir di Lumbang, Satu Meninggal Dunia, 11 Luka-luka

Mokhamad Zubaidillah • Sabtu, 12 Agustus 2023 | 13:30 WIB
TAK KUAT NANJAK: Truk yang dikemudikan Hari Susanto usai tergelincir di Lumbang, Kamis (11/8) malam.
TAK KUAT NANJAK: Truk yang dikemudikan Hari Susanto usai tergelincir di Lumbang, Kamis (11/8) malam.

LUMBANG, Radar Bromo - Sebuah truk yang memuat rombongan pengajian, mengalami kecelakaan di Desa Karangasem, Kecamatan Lumbang Jumat (11/8) malam. Akibatnya, satu orang penumpang meninggal dunia dan 11 orang lainnya luka-luka.

Informasi yang dihimpun radarbromo.jawapos.com di lokasi, kecelakaan terjadi sekira jam 20.00. Saat itu rombongan warga asal Desa Rebalas, Kecamatan Grati yang berjumlah puluhan orang.

Rombongan ini hendak menuju acara pengajian dan salawatan yang ada di Dusun Karangasem tengah, Desa Karangasem, Kecamatan Lumbang.

Belum tiba di lokasi, truk mengalami petala. Saat melaju di tanjakan jalan Dusun Karangasem timur, truk diesel bernopol W 9204 NE yang disopiri Hari Susanto, 42, warga Dusun Krajan, Desa Kambinganrejo, Kecamatan Grati tersebut, mengalami kendala mesin.

Truk tak kuat menanjak. Hingga akhirnya mundur dan tergelincir sejauh dua puluh meter ke belakang dengan laju cukup kencang.

Para penumpang pun panik. Truk yang tak terkendali itu akhirnya terhenti usai bak bagian belakang menabrak dan tersangkut pohon kelapa yang ada di halaman rumah warga.

Akibat benturan itu, para penumpang dalam truk kocar-kocir. Mereka saling tindih, terjepit, hingga menyebabkan 12 orang terluka. Oleh warga sekitar, para korban ini dievakuasi dan segera dilarikan ke RSUD Grati.

Namun nahas, satu penumpang perempuan baya bernama Tiayap, 58, warga Dusun Randukerto, Desa Rebalas, Kecamatan Grati, nyawanya tak tertolong.

Sedangkan sopir dalam kondisi selamat. Saat ditemui di lokasi kejadian, si sopir, Hari Susanto, mengakui kalau kecelakaan terjadi berawal truk tidak kuat menanjak. Ia tak bisa mengendalikan laju truk hingga petaka itu tak bisa dihindari.

“Tadi ngantar rombongan ke acara solawatan di dusun atas sana. Ketika pas sampai di sini truk tak kuat nanjak lalu tiba-tiba mundur ke belakang. Saya ngga ingat selanjutnya,” terang Hari.

Sementara itu, di tempat kejadian perkara (TKP) sejumlah aparat kepolisia dari Satlantas Polres Pasuruan terlihat sedang melakukan olah tkp. Polisi juga memintai keterangan dari sejumlah warga sekitar lokasi kejadian.

Petugas juga akan mempercepat penanganan dengan mengevakuasi barang bukti truk tersebut. (ube/fun)

Editor : Fandi Armanto
#rombongan pengajian #kecelakaan truk #kecelakaan lumbang