PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Hasil tangkapan nelayan Kota Pasuruan melimpah. Bahkan, dalam waktu setengah tahun, produksi ikan tangkap sudah mendekati angka yang ditarget pemerintah.
Selama periode Januari hingga Juni, total produksi ikan tangkap mencapai 6.755 ton. Angka ini mendekati target yang ditetapkan pemerintah kota. Tahun ini, produksi ikan tangkap ditargetkan mencapai sebesar 8.256 ton. “Artinya capaian produksi kita sudah sekitar 82 persen dari target selama enam bulan pertama,” kata Mualif Arif, Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan.
Selama ini, ada 19 jenis ikan yang menjadi hasil tangkapan nelayan. Namun yang paling banyak diantaranya adalah ikan belanak, kembung, dan tembang. Selama ini, angka produksinya lebih dari 1.000 ton.
Ayik –sapaan akrab Mualif- mengatakan, capaian produksi menunjukkan produktivitas dari nelayan Pasuruan. Semakin tinggi hasil produksi, juga semakin bisa memenuhi permintaan pasar.
Meskipun, dalam waktu tertentu para nelayan terkadang harus dihadapkan pada situasi yang kurang menguntungkan. Seperti cuaca buruk. “Memang beberapa kali ada kendala. Tetapi, tidak secara sigifikan mempengaruhi pada produksi tangkapan,” katanya.
Dia juga memastikan, dinasnya akan terus memonitor produksi ikan tangkap di Pasuruan. Agar eksplorasi nelayan tetap seiring dengan upaya menjaga kelestarian laut. Di antaranya, dengan tidak menangkap ikan memakai alat-alat terlarang yang bisa merusak ekosistem.
“Kami lakukan pendampingan agar nelayan lebih optimal dalam mengelola hasil laut dan menjaga kelestarian,” katanya. (tom/mie)
Editor : Jawanto Arifin