Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan Akung Novajanto menyebut, pembangunan kawasan Makkah direncanakan akan dimulai tahun depan. Itu, setelah pemerintah memiliki gambaran yang jelas mengenai rencana tersebut.
Disparpora sendiri bakal mengajukan anggaran untuk menyusun Detail Engineering Design (DED) dalam P-APBD 2023.
”Tahun ini kami baru mau meriset dan menyusun DED-nya,” kata Akung.
Ia menyebut, lokasi pembangunan kawasan Makkah diperkirakan di Kelurahan Krampyangan. Tidak jauh dari lapangan. Sebab, pemerintah memiliki lahan eks bengkok yang cukup luas di sana. Dengan pertimbangan itu, lokasi tersebut dinilai representatif untuk dibangun pusat keramaian baru.
”Gambaran awal akan ada masjid bernuansa Masjidilharam,” kata Akung.
https://radarbromo.jawapos.com/daerah/pasuruan/15/05/2023/wacana-bangun-masjid-bernuansa-makkah-lokasinya-di-krampyangan/
Pembangunan replika Masjidilharam ini akan melibatkan kerja sama dengan pihak provinsi. Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf sebelumnya menegaskan akan meminta bantuan gubernur terkait kebutuhan pendanaan. Dengan adanya kawasan ini, Pemkot Pasuruan berharap dapat menarik minat wisatawan yang berkunjung ke Pasuruan.
”Harapannya memang terintegrasi dengan sektor wisata lain. Bahkan, di sana akan menjadi drop off wisatawan yang datang,” terang Akung. (tom/mie)
Rencana Penguatan Wisata Religi
-Kawasan Makkah bakal menunjang keberadaan Payung Madinah
-Lokasi bakal ditempatkan di sekitar Kelurahan Krampyangan, memanfaatkan tanah bengkok
-Di kawasan wisata Makkah, bakal dibangun masjid bernuansa Masjidilharam
-Tahun 2023 ini, pemkot mulai riset dan menyusun DED-nya
-Pemkot Pasuruan bakal meminta bantuan Pemprov terkait pembangunannya. Editor : Jawanto Arifin