Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sirkuit Sepeda BMX Kota Pasuruan Belum Standar

Jawanto Arifin • Minggu, 11 Juni 2023 | 17:42 WIB
BELUM STANDAR: Sejumlah bocah menjajal sirkuit BMX di belakang GOR Unsur. Dispora memastikan pembangunan sirkuit itu masih belum rampung. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
BELUM STANDAR: Sejumlah bocah menjajal sirkuit BMX di belakang GOR Unsur. Dispora memastikan pembangunan sirkuit itu masih belum rampung. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Kota Pasuruan akhirnya punya sirkuit sepeda BMX baru. Lokasinya, di belakang GOR Untung Suropati. Sayangnya, fasilitas olahraga tersebut belum bisa dimanfaatkan sepenuhnya. Itu, lantaran kondisi sirkuit masih cukup membahayakan dan dinilai tak standar.

Keluhan itu datang dari beberapa warga yang anaknya mulai merintis olahraga sepeda BMX. Salah satunya seorang warga Kecamatan Gadingrejo. Ia mengaku sempat mengajak anaknya untuk menjajal sirkuit itu dua pekan setelah selesai dibangun. Tetapi, permukaan tanah sirkuit tak rata. Ia sempat jatuh. Bahkan, ban sepedanya meletus karena sirkuit dipenuhi kerikil. “Yang lain juga hanya sekali latihan di situ,” ujarnya.

Menurutnya, sirkuit BMX di belakang GOR itu masih tidak layak digunakan. Karena belum dilakukan finishing. Seperti penambahan material tanah. Sirkuit itu hanya dibangun dengan bekas tanah buangan yang mengandung banyak kerikil kasar.

“Setelah tahu kondisinya yang membahayakan karena tidak sesuai standar UCI, tidak lagi dipakai latihan,” bebernya.

Atlet-atlet sepeda BMX saat ini banyak beralih ke sirkuit lain. Biasanya mereka latihan di sirkuit Sebani. Karena kondisinya jauh lebih baik. Untuk berangkat ke kejuaraan-kejuaraan juga orang tua atlet mengeluarkan biaya sendiri. “Termasuk kejurnas di Lumajang, Mei kemarin, juga kami berangkat sendiri,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Pasuruan Akung Novajanto mengatakan, pembangunan sirkuit tersebut memang belum rampung. Pihaknya masih akan melakukan pemadatan tanah sirkuit agar permukaannya lebih halus. Sehingga, bisa dimanfaatkan para pecinta BMX.

“Ini kami lagi minta bantuan PUPR yang punya alat berat untuk melakukan pemadatan,” ungkap Akung.



Pembangunan sirkuit itu sendiri dimulai Maret lalu. Namun, finishing-nya akan dilakukan dalam waktu dekat. Akung mengatakan, sirkuit itu dibangun di atas lahan kosong milik pemerintah. “Kami ingin memanfaatkan lahan yang ada. Jadi ini sudah termasuk dalam pekerjaan rutin di GOR,” jelasnya. (tom/mie) Editor : Jawanto Arifin
#pemkot pasuruan