Lelaki itu pun langsung menghubungi petugas Damkar Kota Pasuruan dan meminta ular itu dievakuasi. Sebab, tidak hanya masuk ke rumahnya. Sebelumnya, ular itu kerap muncul di permukiman warga setempat.
“Selain jijik, ular berjenis kobra ini membahayakan. Daripada berisiko, saya langsung menghubungi petugas Damkar untuk dievakuasi,” katanya.
Sebab, jika dibiarkan, maka dikhawatirkan akan membuat sarang dan beranak pinak. Sehingga, akan semakin membahayakan.
Kalaksa BPBD Kota Pasuruan Samsul Hadi mengatakan, ular berjenis kobra itu berukuran sekitar 2 meter. Pihaknya langsung meluncur ke lokasi setelah mendapat laporan warga.
“Ularnya masih berada di sekitar rumah waktu itu. sekitar pukul 06.00,” ujarnya.
Begitu tiba di lokasi, petugas langsung menangkapnya. Juga menelusuri sarang ular tersebut. (zen/hn) Editor : Ronald Fernando