KEJAYAN, Radar Bromo - Berkendara dalam kondisi lelah benar-benar mengancam keselamatan. Seperti dialami rombongan asal Sumenep.
Mereka terlibat kecelakaan di Jalan Kejayan-Purwosari, Selasa (6/6) malam. Pemicunya lantaran pengendara kelelahan menempuh perjalanan.
Informasi yang didapat, kecelakaan bermula ketika mobil Mitsubishi Xpander bernopol L 1018 USK yang melintas dari arah utara.
Namun setibanya di lokasi, laju kendaraan berwarna putih yang dikemudikan As, 52, itu keluar dari jalur.
“Bahkan sampai memasuki jalur berlawanan,” kata Ipda Khunaivi, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan.
Sementara dari arah selatan sebush truk bernopol B 9069 VPA tengah melintas. KH, 33, sopir truk asal Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan jelas tak bisa menghindari tabrakan.
Terlebih jarak antara truk yang dikemudikan dengan Xpander dari lawan arah sudah begitu dekat.
“Posisi truk tidak memiliki ruang untuk menghindari,” beber Khunaivi.
Adu moncong terjadi. Akibatnya, dua kendaraan sama-sama ringsek. Namun Xpander yang ditumpangi tiga pria jauh lebih parah.
Kaca bagian depan pecah. Bodinya penyok. Beruntungnya insiden itu tidak memakan korban jiwa.
“Sopir dan dua penumpang hanya mengalami luka-luka,” kata Khunaivi.
Mereka lalu dilarikan ke RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sementara polisi mengamankan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Arus lalu lintas yang sempat terhambat juga mulai terurai setelah dua kendaraan itu dievakuasi.
Khunaivi mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Terutama untuk mencari tahu penyebab kecelakaan tersebut.
Namun dari hasil olah TKP, dugaan sementara tabrakan itu dipicu human error. Pengemudi ditengarai lelah dan memaksa tetap berkendara.
“Kondisi itu mengakibatkan yang bersangkutan sulit konsentrasi,” pungkasnya. (tom/fun)
Editor : Ronald Fernando